PON 2020: Tenis Banten Kejar 20 Besar

0
1.233 views

TIGA petenis Banten ditargetkan menembus urutan 20 besar peringkat nasional pelti (PNP) sebelum Oktober tahun ini. PNP itu akan mempengaruhi kemudahan petenis Banten untuk meraih prestasi pada PON 2020 di Papua.

Pelatih PON tenis lapangan Banten, Purwoko mengatakan, dari empat anak didiknya yang dipersiapkan menghadapi PON 2020 di Papua, hanya satu atlet yang telah menembus 20 besar PNP. Yaitu Zulfiani.

“Untuk ke PON Papua kita akan memberangkatkan empat atlet, sesuai hasil Pra PON 2019 lalu. Satu orang sudah tembus 20 besar PNP. Tinggal Diandra, Icha, dan Bela yang belum. PNP ini harus kita kejar, biar lebih mudah di PON nanti,” kata Purwoko, Minggu (8/3).

Dijelaskan Purwoko, jika petenis Banten telah menembus 20 besar PNP, maka besar harapan akan mendapatkan lawan yang lebih ringan saat di PON. Cara mengejar 20 besar PNP ialah dengan mengikuti event resmi yang digelar Pengurus Besar (PB) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti).

“Turnamen resmi PB yang terdekat ada di pertengahan Maret ini, Piala Super di Jakarta. Kita akan pantau dulu atlet mana saja yang ikut, karena kita harus pandai mencari lawan. Agar tidak sia-sia,” ungkap Purwoko.

Disamping menunggu agenda resmi PB Pelti, Purwoko pun mengaku terus meningkatkan kemampuan atletnya melalui latihan rutin yang masuk dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON.

“Sejauh ini masih kita masih pada periodesasi latihan umum. Artinya lebih mengutamakan latihan fisik dibandingkan teknik. Latihan rutin digelar pagi dan sore setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat di Tiga Raksa, Tangerang,” kata Purwoko.

Purwoko berharap dengan kerja keras dan semangat atlet, serta Pengurus provinsi (Pengprov) Pelti Banten, hasil yang dipersembahkan pada PON 2020 akan memuaskan. “Mudah-mudahan nanti di PON Papua kita bisa meraih prestasi. Kami akan berupaya,” ujar Purwoko. (rbs/ibm)