Popnas Angkat Besi, Banten Tak Tertandingi

SERANG – Atlet angkat besi Banten Rizki Juniansyah menunjukkan kualitasnya pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Jakarta. Pada ajang tersebut, Rizki yang turun di kelas 73 kilogram putra sukses mempersembahkan medali emas untuk Banten.

Lebih menakjubkan, total beban angkat Rizki mencapai 298 kilogram, jauh melampaui peserta lainnya. Snacht 133 kilogram. Clean and jerk 165 kilogram. Di posisi kedua atau peraih medali perak disabet oleh atlet asal Sumatera Utara, Bambang Wijaya. Tercatat beban angkat Bambang totalnya 272 kilogram. Snacht 132 kilogram. Clean and jerk 140 kilogram.

Kemudian, di urutan ketiga atau peraih medali perunggu direbut atlet asal Jawa Barat Joko Dwi Prianto. Beban angkat Joko totalnya 227 kilogram. Snacht 105 kilogram. Clean and jerk 122 kilogram.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten Deden Apriandhi Hartawan terkagum atas pencapaian Rizki. Sebab, untuk sekelasnya, beban angkat Rizki sudah bersaing dengan rekor atlet dunia. “Kami bersyukur. Putra Banten berkualitas dunia. Rizki juga kita ketahui sebelumnya dapat tiga medali perak di Pyongyang pada kejuaraan internasional,” kata Deden, Rabu (20/11).

Deden menjelaskan, prestasi atlet muda Banten saat ini telah menunjukkan ke arah yang lebih baik. Hal itu sesuai dengan harapan yang digaungkan Pemprov Banten. “Ini sesuai dengan keinginan Pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. Untuk menjadikan Banten sebagai pusat peradaban. Alhamdulillah, untuk olahraga, Banten bisa menjadi perhatian untuk cabang olahraga tertentu,” jelas Deden.

Selain cabang olahraga angkat besi, taekwondo juga menunjukkan peningkatkan pada Popnas 2019. Seluruhnya, atlet taekwondo Banten merebut tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

Medali emas dipersembahkan oleh Clement Satya kelas U-59 kilogram, Rifki Putra Naufal kelas U-73 kilogram, dan Petrus Krisna kelas U-45 kilogram. Kemudian, perak diraih Ilham Faturohman kelas U-74 kilogram. Sementara perunggu didapatkan dari Adinda Garda Mera kelas U-42 kilogram dan Puspa Septiani kelas U-55 kilogram.

“Taekwondo juga dapat emas. Insya Allah, mudah-mudahan target kita menembus peringkat lima besar tercapai,” harap Deden. (rbs/alt/ira)