Pordasi Banten Optimistis Rider Bakal Cemerlang di PON 2016

Pordasi Banten
Aksi Rider Banten, Nadia Adriana Marciano pada salah satu kejuaraan beberapa waktu lalu. (Foto: Dok RB)

SERANG – Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Banten optimistis para rider akan cemerlang di PON XIX Jawa Barat 2016. Saat ini enam rider Banten yang lolos PON tengah menjalani pemusatan pelatihan (Pelatda) di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yang merupakan milik pribadi mantan Kepala BIN Marciano Norman.

Enam rider Banten yang akan tampil di PON XIX 2016, yakni Adi Katompo (nomor show jumping dan dressage), Nadia Adriana Marciano (nomor show jumping), Jendry Palendeng (nomor show jumping dan eventing), Asep Lesmana (nomor show jumping dan dressage), Wilbert Sutardja (nomor dressage), dan Aditha Indra Wardani (nomor dressage).

Ketika dihubungi, Pelatih Berkuda Banten Jufri Mardi mengatakan, optimistis pihaknya berkaca kepada peningkatan kualitas rider dengan tunggangannya. Ia menilai, komunikasi rider dengan tunggangannya sudah berjalan dengan baik. Itu terlihat dengan mampunya melewati seluruh adangan dan rintangan yang ditentukan. “Yang terpenting adalah keserasian antara rider dengan tunggangannya. Banyak terjadi ketika kuda enggan mengikuti instruksi jokinya sehingga gagal melewati adangan. Kalau saya lihat, tim kami sudah kompak dan serasi dengan tunggangannya. Kondisi ini menambah keyakinan kami akan menuai kecemerlangan di PON nanti,” kata Jufri kepada Harian Radar Banten, Sabtu (13/2/2016).

Jufri menambahkan, pada PON nanti akan mempertandingkan 10 nomor. Tiga medali emas menjadi target minimal yang harus dicapai. “Insya Allah target tersebut bisa terealiasai. Kalau melihat perkembangan selama pemusatan pelatihan daerah (Pelatda), kami yakin bisa. Di atas kertas dua medali emas hampir bisa dipastikan, yakni dari nomor show jumping individual open dan show jumping team open. Satu medali emas lainnya kami targetkan dari dressage team open. Secara tim, rider kami memiliki peluang besar untuk menggondol medali,” imbuhnya.

Selain mengandalkan tiga nomor itu, pihaknya berharap kejutan akan tercipta di dua nomor lainnya. Yaitu dressage individual open dan eventing individual. “Di dua nomor ini kami enggan muluk-muluk lantaran persaingan sudah merata. Tapi kami tetap yakin dua nomor tersebut juga mampu mempersembahkan prestasi bagi Banten. Ya minimal medali perak atau perunggu lah,” ujarnya.

Sementara itu, Rider Banten Adi Katompo menyatakan, ia memprediksi pesaing terberat tim Banten di PON nanti datang dari Pulau Jawa. “Tak bisa dipungkiri memang kekuatan berkuda ada di Pulau Jawa. Seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Selain tim asal Pulau Jawa, rider Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan juga bisa menjadi kuda hitam di PON nanti. Tapi bagi kami semua lawan merupakan pesaing terberat yang wajib diwaspadai,” ucapnya singkat. (RB/dre/alt/ags)