Porkab Serang Cabor Renang: Kramatwatu Juara Umum

SERANG – Kecamatan Kramatwatu menyabet gelar juara umum cabang olahraga (cabor) renang pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Serang 2019. Kontingen Kramatwatu meraih 12 medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Posisi juara umum kedua, direbut oleh Kecamatan Pamarayan dengan total tiga emas, enam perak, dan dua perunggu. Kecamatan Cikande membuntuti sebagai juara umum ketiga dengan mengoleksi tiga emas, lima perak, dan enam perunggu.

Atlet renang Kecamatan Kramatwatu Nayra Alifa Asmoro turut menyumbangkan tiga emas. Medali tersebut diraih dari nomor 200m gaya bebas, 100m gaya kupu-kupu, dan 100m gaya ganti. Pada ajang dua tahunan cabor renang, panitia membolehkan setiap atlet mengikuti maksimal tiga nomor pertandingan.

“Senang bisa meraih hasil ini. Kerja keras dan latihan selama ini terbayar. Semoga kedepannya saya bisa terus berprestasi lagi, dan membawa harum nama Kabupaten Serang,” kata Alifa.

Terkait jalannya pertandingan, Alifa mengaku cukup nyaman. Hanya terkait waktu pelaksanaan, ia menjelaskan sangat menguras energi. “Cuma waktunya harus ditambah. (Satu hari pelaksanaan) cape juga ya,” ungkap Alifa.

Seperti diketahui, pertandingan cabor renang Porkab Banten 2019 dilaksanakan selama satu hari, Rabu (27/11) di Kolam Renang Kopassus, Kota Serang.

Kepala bidang prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Serang Ndin Syafaruddin mengatakan, sebanyak 185 peserta dari 25 kecamatan di Kabupaten Serang terdaftar sebagai peserta. Pertandingan berlangsung di Kolam Renang Tirta Wiguna, Kota Serang.

“Dari target 150 peserta, update terakhir seluruhnya mencapai 185 peserta. Animo peserta cukup tinggi, jadi kami terima selagi itu bisa meningkatkan para atlet renang Kabupaten Serang untuk berlomba-lomba dalam meraih prestasi,” kata Ndin.

28 medali emas diperebutkan dalam cabor renang pada Porkab Serang 2019. Porkab Serang 2019 dimanfaatkan menjaring atlet potensial guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2022 mendatang.

“Ini kami batasi pesertanya. Hanya boleh dari atlet asal asli Kabupaten Serang kelahiran 2000 keatas. Karena kami ingin mencari bibit-bibit unggul yang berkualitas untuk dipertandingkan pada Porprov Banten,” ungkap Ndin. (rbs/nda/ags)