Pos Ronda RT 02 Belum Lengkap

TAKTAKAN – Dengan konsep kampung pelangi, warga RT 02 RW 04, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, sukses mengambil perhatian Tim 8 Juri Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Kendati demikian, tim juri masih menemukan kekurangan. Yakni, sarana dan prasarana pos ronda.

Dari gapura menuju bagian dalam lingkungan RT 02, nuansa warna-warni sudah terasa. Warga membuat hiasan dari ban bekas, bambu, dan botol bekas minuman untuk membuat lingkungan jadi menarik.

Di pinggir sepanjang jalan, berderet ban-ban bekas yang dicat warna-warni. Pagar bambu di pinggir jalan juga bercat beberapa warna. Botol bekas minuman menjadi hiasan gantung di atas jalan dengan benang nilon. Jalan paving block sekira 200 meter pun sudah digambar berbagai jenis binatang. 

Ketua tim 8 dari Polres Serang Kota Iptu Deden Sahrul mengatakan, partispasi warga RT di Lingkungan Sindangmangu sudah bagus. Hal itu dibuktikan dengan adanya penataan lingkungan dan pembuatan pos ronda. “Partisipasi warganya bisa dilihat dari hasil penataan di sini. Sangat menarik. Jalannya dicat, banyak hiasan,” ujarnya menilai, Rabu (6/5).

Pos ronda seluas 3 x 5 meter persegi pun dibangun warga secara permanen. Tanah yang digunakan juga aset Pemerintah Kelurahan Kuranji setalah pemilik lahan menghibahkannya.  “Warga tinggal melengkapi alat keamanannya,” kata Deden.

Berdasarkan wawancara dengan ketua RT 02 dan warga, kata Deden, keamanan perkampungan ini cukup terjamin. “Saya berikan catatan untuk penilaian tahap kedua, pos ronda harus sudah memiliki kelengkapan alat keamanan,” tegasnya.

Ketua RT 02 Hariri mengaku akan segera melengkapi fasilitas pos ronda seperti kentongan, borgol, pentungan, alat pemadam api ringan, kotak P3K berikut isinya, buku mutasi, dan buku tamu. “Senang mendapat masukan dari juri. Warga juga pasti makin kompak,” ujarnya saat mendampingi Lurah Kuranji Dade. (mg06/don)