Positif Covid-19 di Kota Serang Capai 32 Kasus

0
1.998 views
Ilustrasi. Foto: Shutterstock

23 Pasien Sembuh, 5 Pasien Dirawat

SERANG – Selama kurun waktu lima bulan, terdapat 32 pasien kasus positif Covid-19 di Kota Serang. Dari total tersebut, 23 pasien dinyatakan sembuh, empat pasien meninggal dunia dan lima pasien masih dalam perawatan.

Data tersebut, berdasarkan Peta Identifikasi Sebaran Covid-19, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, Minggu (19/7) petang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas mengatakan, trend kurva perkembangan kasus Covid-19 di Kota Serang hingga pertengahan bulan Juli masuk kategori landai. Setiap penemuan kasus positif, disertai laporan pasien sembuh. “Sekarang sudah mulai landai. Totalnya 32 kasus, lima dirawat, empat meninggal dan 23 pasien sembuh. Jadi, kalau ada positif satu, yang sembuh dua,” ujarnya kepada Radar Banten, Minggu (19/7).

Kata Hari, dua penemuan kasus positif terakhir terjadi pada warga Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, berinisial TRR (52), berjenis kelamin laki-laki, status Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mahkamah Yudisial, meninggal pada Kamis (16/7), dan pensiunan ASN pemerintah pusat berinisial EH (60), berjenis kelamin laki-laki, warga Lingkungan Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, meninggal dunia Sabtu (18/7). “Terakhir penemuan kasus dua itu, TRR dan EH,” katanya.

Sedangkan, lima pasien dalam perawatan, tersebar di empat lokasi. Dua pasien melakukan isolasi mandiri, dua pasien lainnya di RSUD Banten dan satu pasien di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. “Lima pasien positif itu, kini tengah dalam proses pemulihan. Semoga cepat sembuh,” terangnya.

Hari mengungkapkan, saat ini Kota Serang mengalami penurunan status zona Covid-19, dari zona orange menjadi zona kuning. Ia pun mengatakan, beberapa upaya kini terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. “Penyemprotan terus kita lakukan, walau pun intensitasnya berkurang dibandingkan sebulan sebelumnya. Tinggal kini kini berupaya memperbanyak sosialisasi terutama di tempat pusat keramaian,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, M Ikbal mengatakan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang masih harus mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19. Di antaranya rapid test, penyemprotan hingga anjuran agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti anjuran jaga jarak, hingga penggunaan masker ketika keluar rumah. “Pasien yang dirawat tinggal lima pasien. Sekarang tengah mendapatkan perawatan dan isolasi mandiri,” katanya.

“Kalau dilihat sekarang ada fenomena menarik, masyarakat sebenarnya sudah lupa kalau sekarang pandemi. Jadi, kalau masyarakat tidak memiliki rasa tanggungjawab bersama, maka memutus mata rantai penyebaran akan sulit,” pungkasnya. (fdr/nda)