Positif Covid-19 Tetap Ikut SKB

0
334 views
Ratusan peserta seleksi CASN Kota Cilegon antre sebelum mengikuti SKB di Hotel Grand Mangku Putra Cilegon, Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (7/10).Tes berlangsung dengan protokol kesehatan.

CILEGON – Satu peserta seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Cilegon yang positif Covid-19 tetap bisa mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Namun pelaksanaan dipisah dengan ratusan peserta lainnya.

Khusus peserta positif Covid-19, pelaksanaan SKB dilakukan pada Kamis (8/10). Meski hanya sendiri, pelaksanaan tes tetap dilaksanakan di Hotel Grand Mangku Putra (GMP), Cibeber, Kota Cilegon.

Pada Rabu (7/10), sebanyak 418 peserta seleksi CASN Kota Cilegon yang tak terkontaminasi Covid-19 telah menjalani tes SKB. Proses SKB dipantau langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima H Wibisana.

Proses seleksi  berlangsung dengan protokol kesehatan serta pencegahan Covid-19 yang ketat.

Agar proses tes bisa dilaksanakan dengan menjaga jarak, seleksi dibagi ke tiga sesi. Sebelum masuk ruangan suhu tubuh para peserta  diperiksa terlebih dahulu. Peserta juga menggunakan masker, sarung tangan, serta faceshield saat menjalankan tes.

Kepala BKN Bima H Wibisana menjelaskan, peserta seleksi CASN yang terkonfirmasi positif Covid-19 tak hanya ditemukan di Kota Cilegon, tapi juga di sejumlah daerah di Indonesia.

Berdasarkan catatan BKN sejauh ini sudah 177 peserta yang dinyatakan positif Covid-19, namun mereka tetap bisa mengikuti tes SKB.

“Pelaksanaannya sama seperti biasa, tempat hanya tempat terbuka, petugasnya juga melaksanakan protokol kesehatan. Pakai alat pelindung diri sesuai standar kesehatan,” ujar Bima di sela-sela tes SKB,  Rabu (7/10).

Menurut Bima, tes SKB bagi peserta positif Covid-19 tanpa gejala atau yang mampu mengerjakan soal.  Jika peserta tersebut mempunyai penyakit lain yang membuat peserta yang bersangkutan tak mampu beraktivitas, maka dengan berat hati tak bisa mengikuti tahapan SKB.

Selain yang positif Covid-19, peserta yang memiliki suhu tubuh tinggi pun tetap bisa mengikuti tes namun di tempat terpisah dengan peserta lain.

Bima menilai pelaksanaan tes SKB sejauh ini berjalan baik dan lancar. Ia berharap dari seleksi ini lahir ASN terbaik yang mempunyai kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan.

Untuk memastikan tes SKB tak menjadi momentum penyebaran Covid-19, selain pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan oleh peserta, panitia harus melakukan rapid test sebelum dan sesudah pelaksanaan SKB.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan Kesejahteraan, dan Administrasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Budhi Mustika menjelaskan, proses SKB berjalan dengan lancar.

Menurur Budhi, peserta CASN yang mendaftar sebanyak 4.548 sedangkan yang mengikuti SKB  sebanyak 418 orang setelah dinyatakan lolos seleksi kompetesi dasar.

“Untuk yang positif Covid-19, tidak akan kita jemput. Cuma kita persiapkan fasilitasnya, yang mengawasinya menggunakan protokol kesehatan,” ujar Budhi. (bam/alt)