Potensi Alam, Unggulan Cirahab Timur

PADARINCANG – Kampung Cirahab Timur, Desa Cipayung, Kecamatan Padarincang, memiliki potensi yang cukup melimpah. Situ Telaga Wangsa, Pemandian Air Cipalias, dan kopi khas kampung itu menjadi motor dan andalan warga, khususnya RW 03, menghadapi Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019.

Situ Telaga Wangsa di wilayah RW 03, Kampung Cirahab Timur, tak hanya menjadi objek wisata. Situ itu juga menjadi sumber air pertanian bagi persawahan di empat desa sekitar Cirahab Timur.

Wisatawan Situ Telaga Wangsa biasanya melihat keindahan alamnya sambil menikmati kopi khas Cirahab Timur. Pun demikian dengan wisatawan Pemadian Air Cipalias.

“Situ Telaga Wangsa, Pemandian Air Cipalias, dan kopi khas Cirahab Timur menjadi unggulan dari Desa Cipayung dalam berkompetisi pada Lomba Kampung Bersih dan Aman nanti,” kata Penjabat (Pj) Kepala Desa Cipayung Agus Leli, Jumat (13/9).

Sebagai pintu masuk Situ Telaga Wangsa, menurut Agus, lingkungan Cirahab Timur harus ditata dengan apik. “Jumat (kemarin, 13/9-red) pagi, puluhan warga Cirahab Timur bergotong royong menata lingkungan mereka agar terlihat bersih dan rapi,” terangnya.

Pemerintah Desa Cipayung mendukung kegiatan warga. Pemerintah desa memberikan bantuan pot bunga dari ban bekas kepada warga Cirahab Timur. Pot-pot hasil daur ulang barang bekas itu dimanfaatkan untuk menanam tanaman hias dan akan ditempatkan di halaman tiap rumah warga.

Kemarin, warga juga bergotong royong memasang gapura di tiap gang di Cirahab Timur. Kegiatan itu dibantu oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Padarincang Brigadir Nono Sudiana.

“Setelah tertata rapi dan bersih, pengurus RT dan RW dibantu bhabinkamtibmas dan perangkat desa membentuk kelompok kerja gotong royong untuk menata dan menjaga kebersihan lingkungan Cirahab Timur,” jelas Agus.

“Ada misi khusus dari Desa Cipayung. Yakni, agar lingkungan warga aman, lingkungan sehat, dan warga sejahtera,” sambungnya.

Bhabinkamtibmas Brigadir Nono Sudiana menjelaskan, keterlibatannya membantu warga Cirahab Timur menata lingkungan, berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Yakni, menjaga lingkungan kampung dan desa tetap aman dari segala tindakan yang melanggar hukum.

Bersama babinsa Koramil Padarincang, lanjut Nono, ia rutin melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada warga berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengajian rutin satu minggu sekali. Bhabinkamtibmas dan babinsa di wilayah itu juga telah membentuk kelompok pemuda atau masyarakat sadar hukum.

“Ada tiga pos ronda yang dibangun di Kampung Cirahab Timur. Melalui pos ronda itu, kegiatan siskamling dilakukan warga. Kami juga mengarahkan masyarakat agar rajin melapor kepada pihak kepolisian jika ada tindakan yang mengarah pada tindakan kriminalitas,” terang Nono.

Salah satu tokoh Cirahab Timur, Ahmad Saefudin, memberikan dukungan atas keikutsertaan kampungnya dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman. Melalui lomba itu, kata dia, setidaknya bisa mengangkat nama Cirahab Timur yang memiliki banyak potensi alam.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Sehingga, potensi yang dimiliki kampung kami bisa tereksplorasi oleh masyarakat luas,” ujarnya. (jay/ang/don/ira)