PPDB di Lebak Dilaksanakan Online dan Offline

0
1.303 views

LEBAK – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Kabupaten Lebak dilaksanakan dengan sistem online dan offline. Hingga 11 Juni 2020, calon siswa baru yang mendaftar ke SMA Negeri sebanyak 4.735 orang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Banten Wilayah Lebak A Sirojudin Alfarisy mengatakan, PPDB di Lebak berjalan lancar. Di beberapa sekolah diakui ada kendala mengenai jaringan internet, sehingga pendaftaran dilakukan secara offline. Tapi tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah.

“Secara umum PPDB SMA di Lebak berjalan lancar. Mayoritas sekolah menggunakan sistem PPDB online. Tapi ada beberapa sekolah yang memberlakukan pendaftaran secara manual atau offline, yakni ketika terjadi gangguan jaringan internet,” kata A Sirojudin Alfarisy kepada Radar Banten usai memantau PPDB di SMAN 1 Rangkasbitung, Kamis (11/6).

Sekolah yang ada di perkotaan, katanya, tidak memgalami kendala dalam PPDB online. Bahkan, sekolah favorit di kota Rangkasbitung diminati calon siswa baru. Jumlah pendaftar telah melebihi kuota calon siswa baru yang akan diterima di sekolah tersebut.

“Sekolah yang mengalami gangguan jaringan pada saat PPDB berada di kecamatan yang jauh dari ibu kota kabupaten. Kita berikan solusi agar sekolah tetap bisa melaksanakan PPDB dan calon siswa baru bisa mendaftar, yakni dengan sistem manual atau offline,” ujarnya.

Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Iva Havidania menginformasikan, jumlah calon siswa baru yang mendaftar di SMAN 1 Rangkasbitung membeludak. Padahal, sekolah favorit di pusat kota Rangkasbitung itu hanya menerima 216 orang siswa baru atau enam rombongan belajar (rombel). Karena itu, dari 328 orang yang mendaftar akan ada ratusan orang yang tersingkir.

“PPDB online di SMAN 1 Rangkasbitung berjalan lancar. Kemungkinan besar pendaftar akan terus bertambah, karena masa pendaftaran peserta didik baru akan berakhir pada 27 Juni yang akan datang,” jelasnya.(Mastur)