PPDB Online Tingkat SMP di Cilegon Terkendala

Pelajar didampingi orangtuanya saat mendaftar sekolah di SMP 1 Cilegon, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Rabu (4/7)

CILEGON – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) secara online yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon mengalami kendala. Sulitnya masuk ke dalam website PPDB online menjadi persoalan yang dialami masyarakat. Sehingga, PPDB online yang dilaksanakan masih seperti offline.

Kemarin (4/7), Komisi II DPRD Kota Cilegon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dindik Kota Cilegon. Banyaknya keluhan masyarakat terkait PPDB online SMP mendorong Komisi II untuk mempertanyakannya ke Dindik. Banyak orangtua yang kerepotan melengkapi syarat saat mendaftarkan anaknya.

Antrean terjadi ketika pengisian formulir. Praktis, PPDB jalur online yang diperebutkan oleh ribuan lulusan SD dan MI tersebut offline. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Cilegon, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, banyak orangtua yang rela mengantre panjang asal anaknya bisa masuk ke sekolah favorit.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Erick Rebiin mengatakan, website PPDB online Dindik Kota Cilegon sulit diakses sehingga banyak masyarakat yang mengeluhkan. “Hari ini (kemarin -red) PPDB online mulai dibuka, sementara masyarakat sulit mengakses, ini seperti offline saja. Kehadiran online tidak membuat pendaftaran semakin mudah,” kata Erick saat mengunjungi Dindik Kota Cilegon, kemarin.

Dijelaskan Erick, antrean panjang juga terjadi di beberapa SMP di Kota Cilegon. Server mengalami gangguan, padahal kapasitas server yang disediakan Dindik Kota Cilegon sudah cukup besar. Sehingga, Ia meminta agar PPDB online yang sedianya dimulai 4-6 April 2018 untuk diperpanjang sampai tanggal 7 atau 8 Juli 2018.

“Kalau sampai besok (hari ini -red) masih gangguan saja, kami minta PPDB online diperpanjang harinya,” jelasnya.

Kepala Dindik Kota Cilegon Muhtar Gojali mengaku, seluruh infrastruktur untuk PPDB online sudah dipersiapkan, termasuk jaringan yang sudah dipersiapkan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon.

“Semua SMP negeri di Cilegon PPDB online. Pendaftaran tanggal 4-6 Juli, dan 7 Juli pengumuman,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah server yang disiapkan merupakan yang bisa diakses 20.000 orang. Jumlah tersebut lebih dari cukup karena lulusan sekolah dasar (SD) di Kota Cilegon tahun 2018 ini hanya 8.000 orang. “Ini sudah lebih dari cukup,” kilahnya. (BRP/RBG)