PPK dan PPS Kabupaten Serang Didominasi Wajah Lama

SERANG – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Serang masih didominasi oleh orang lama. Sebanyak 1.665 orang, 60 persen di antaranya merupakan wajah-wajah lama.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang Muhamad Nasehudin mengatakan PPK dan PPS ini banyak dari panitia lama, yang kemudian diterima kembali setelah melakukan berbagai seleksi.

“Yang jelas kami tidak mementingkan itu. Yang penting kami menyeleksi sesuai dengan Peraturan KPU,” kata dia usai Pelantikan PPK dan PPS se-Kabupaten Serang, di GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Jumat (9/3).

Persentase panitia yang lama, yakni 60 persen. Sambungnya, panitia yang baru 40 persen. “Cukup banyak juga yang baru. Apalagi ini lelang terbuka. Kemarin pendaftar mencapai 1.718, yang ditetapkan 987 PPS,” tuturnya.

Ia berpesan, pada PPK dan PPS harus berintegritas. Adapun dikemudian hari terindikasi menjadi pengurus partai politik, kata dia, harus segera di PAW-kan.

“Sejak 9 Maret ini mereka sudah mulai bekerja. Apabila terbukti melakukan pelanggaran, itu bisa diproses pidana. Laporkan ke Panwas. Nanti hasil klarifikasinya kami rekomendasikan, dan ada sanksi pidana,” terangnya.

“Kalau ada yang ditugasi parpol nanti ada sanksi. Bisa pemberhentian sementara,” tandasnya.

Komisioner KPU Provinsi Banten Enan Nadia mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, PPK dan PPS di masing-masing kecamatan berjumlah tiga orang.

“Teman-teman tiga ini bisa melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas dan penuh waktu. Karena di Kabupaten Serang ini cukup luas, kita harus tahan banting. Non partisan, tidak moncang-mancing harus ajeg,” tuturnya. (Anton Sutompul/antonsutomoul1504@gmail.com)