PPP Ancam Pecat Kader Membelot

SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten menginstruksikan pengurus dan kader memenangkan Pilkada Serentak 2020 di Banten. Jika ada pengurus dan kader membelot, tak segan mengancam akan memberikan sanksi pemecatan.

Demikian diungkapkan Plt Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Subadri Ushuludin saat pada acara penyerahan surat keputusan (SK) rekomendasi untuk pasangan calon di Pilkada Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan di kantor DPW PPP Banten, Minggu (12/7). Turut Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz didampingi Agus Setiawan, jajaran pengurus DPW PPP Banten, DPC PPP se-Provinsi Banten.

Diketahui, SK DPP PPP yang ditandatangani Plt Ketua Umum DPP, Suharso Manoarfa  dan Sekretaris Jenderal, Arsul Sani pada 8 Juli 2020. PPP secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa di Pilkada Kabupaten Serang dengan SK Nomor 545/SK/DPP/VII/2020, pasangan Iye Iman Rohiman-Awab di Kota Cilegon dengan SK Nomor 546/SK/DPP/VII/2020, dan pasangan Benyamin Davnie-Pilar Ichsan Saga di Kota Tangerang Selatan dengan SK Nomor 547/SK/DPP/VII/2020.

Subadri dalam sambutannya mengatakan, dukungan PPP ke paslon berdasarkan masukan dari kader, pengurus tingkat ranting, senior, alim ulama di tiap daerah. Sehingga, seluruh komponen PPP serius mengawal kemenangan tiap paslon. “Instruksi ini wajib, saya tidak mau ada yang mbalelo. Tinggal nanti saya lapor DPP.  Saya tidak main-main,” ujarnya.

Kata Subadri, sanksi bagi kader yang tidak fatsun kepada partai merupakan hal lumrah. Tidak hanya PPP tapi juga dilakukan parpol lain. Ia menegaskan, jika sanksi yang akan diberikan pada kader yang tidak mengikuti arahan parpol disesuaikan dengan tingkat kesalahan. “Sanksinya tergantung tingkat kesalahan. Yang jelas ada sanksi,” katanya.

Subadri mengatakan, kandidat yang mengikuti kontestasi pilkada merupakan dorongan dari rakyat. Ia meminta, kader dan pengurus tak canggung bergerak bersama partai koalisi dan masyarakat bersama memenangkan pasangan calon. “Pengurus saya minta, bergerak bersama rakyat memenangkan calon pasangan yang diusung. Ini rekomendasi keluar berdasarkan masukan  baik dari kader-kader, senior, alim ulama,” katanya.

Menurut Wakil Walikota Serang itu, sosok yang dipilih dan direkomendasikan DPP PPP itu adalah sosok terbaik. Oleh karenanya, dia optimistis pasangan yang diusungnya akan memenangi pilkada di daerah masing-masing. “Mohon maaf pemberian rekomendasi di akhir-akhir. Hari ini kami jawab. PPP tidak mencari yang baik saja dan yang enerjik. PPP mencari yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz mengatakan, pemberikan SK rekomendasi DPP untuk tiga Pilkada di Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan termasuk istimewa dari 100 pilkada yang tengah ditangani DPP. “Banten ini paling istimewa. Hitungan hari langsung diserahkan SK-nya,” katanya.

Pria yang menjabat sebagai desk pilkada DPP PPP itu mengatakan, ada beberapa pertimbangan DPP PPP dalam menetapkan calon di pilkada. Pertama, mengutamakan kader potensial, kedua yang dikaderkan, ketiga potensi kemenangan. “Ada dua petahana (Tatu-Panji dan Ben-Pilar) dan satu yang dikaderkan (Iye-Awab),” katanya.

“Yang jelas, dalam penentukan pasangan calon, kita bicara track record, kapabilitas, jejaring dan partai pendukung. Termasuk dukungan hasil survey,” sambung Irgan.

Sementara itu, calon Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, kendati PPP partai non parlemen di Tangsel. Tapi, ia mengaku sebagai calon pemimpin berkewajiban mengajak PPP terlibat dalam pembangunan. “Saya orang pertama yang daftar ke PPP di Tangsel. Tangsel bermoto religius PPP berazaskan Islam. Ini harus menjadi nafas bagi pembangunan di Tangsel,” katanya yang hadir di DPW PPP.

“Saya tentu memiliki komitmen yang sama dan siap memenangkan PPP Tangsel ke depan,” tambah pria yang akrab disapa Bang Ben itu.

Pada bagian akhir, calon Walikota Cilegon, Iye Iman Rohiman mengatakan, rekomendasi dari PPP memberikan angin segar dirinya untuk memenangkan pilkada di Kota Cilegon. Ia menjanjikan perbaikan untuk Kota Cilegon jika terpilih. “Terimakasih kepada PPP. Kami berkomitmen meningkatkan pembangunan Kota Cilegon. Cilegon perlu perbaikan,” katanya.

“Kami tentu punya tanggungjawab ke depan agar PPP memeroleh peningkatan suara dalam Pemilu 2024,” pungkasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyambut baik, rekomandasi yang diberikan PPP. Dengan demikian, kata Tatu, sampai saat ini ia bersama pendampingnya Pandji Tirtayasa sudah didukung delapan parpol. Yakni, Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Partai Nasdem, PBB, Partai Hanura, Partai Berkarya, dan PPP. “Alhamdulillah, saya bersama Pak Pandji sudah mendapatkan rekomendasi dari PPP,” ucapnya.

Bersama PPP, diungkapkan Tatu, membahas soal Kabupaten Serang yang religius. Mengingat PPP merupakan partai berbasis Islam bersama beberapa partai lainnya. “Ini menjadi salah satu tujuan kami untuk menjadikan Kabupaten Serang yang religius,” ujarnya.

Sebelumnya, disebutkan Tatu, pihaknya sudah bertemu dengan Wakil Ketua DPP PAN Yandri Susanto dan dipastikan bakal mendapatkan dukungan penuh dari PAN. “Yang masih ditunggu itu dari PAN sama PKB,” katanya.

Diakui Tatu, pihaknya sudah menggerakan mesin partai menuju Pilkada 2020 Kabupaten Serang. Begitu juga partai lainnya yang termasuk dalam koalisi. “Kita sudah lakukan koordinasi membentuk tim dengan partai-partai koalisi,” terangnya. (fdr-jek/zai/air)