Pra PON 2019: Banten Siapkan Sembilan Pecatur

Ketua Umum (Ketum) Pengprov Percasi Banten Edy Irianto (berdiri) memantau jalannya seleksi atlet Pra PON 2019 tahap kedua, di Gedung PKPRI, Kota Serang, Minggu (30/6).

SERANG – Sembilan pecatur terbaik Banten bakal diboyong dalam ajang Pra PON 2019 mendatang. Atlet catur tersebut harus melalui seleksi ketat oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banten. 

Pra PON cabang olahraga (cabor) catur dilaksanakan di dua tempat dan waktu berbeda.

Catur putra diagendakan di Cilacap, Jawa Tengah, Oktober, mendatang. Sementara catur putri diagendakan di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, November mendatang.

“Menurut jadwal, Pra PON akan berlangsung Oktober dan November. Kita persiapkan sembilan atlet untuk berjuang di ajang tersebut. Lima atlet putra dan empat atlet putri,” kata Ketua Umum (Ketum) Pengprov Percasi Banten Edy Irianto di sela-sela seleksi atlet catur tahap dua di Gedung PKPRI, Kota Serang, Minggu (30/6).

Dijelaskan Edi, sembilan atlet yang dipersiapkan Banten tersebut dipilih melalui tiga kali tahapan seleksi. Seleksi pertama berlangsung sejak Sabtu (6/4) hingga Minggu (7/4). Seleksi tahap kedua digelar pada Jumat (28/6) sampai Minggu (30/6) kemarin.

“Seleksi tahap pertama diikuti sebanyak 60 pecatur putra dan 30 pecatur putri. Kemudian terjaring menjadi 22 atlet, yaitu 12 putra dan 10 putri. Diseleksi tahap kedua hari ini (kemarin-red), semua atlet tampil dengan baik sehingga belum ada yang terdegradasi,” jelas Edi.

Kata Edi, seleksi tahap ketiga direncanakan Juli mendatang. Seleksi tahap ketiga menjadi ajang penentu bagi atlet untuk mengisi kuota yang diberangkatkan.

“Nanti di putaran ketiga di bulan Juli, baru akan terpilih sembilan atlet itu. Mereka yang akan jadi calon atlet Banten menghadapi Pra PON,” jelas Edy.

Edi optimistis pecatur Banten mampu mengamankan target sesuai yang diharapkan oleh KONI Banten. Menembus peringkat tiga besar di Pra PON 2019 sebagai syarat menuju PON Papua 2020.     

“Sebelum menuju PON Papua, kita harus dapat tiketnya terlebih dahulu di Pra PON. Melalui perjuangan dan kerja keras, tiket itu harus diraih. Harapan kami, atlet bisa mendapatkan medali,” harap Edy.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengapresiasi Pengprov Percasi Banten yang dinilai selektif menentukan atletnya untuk menghadapi Pra PON 2019. Rumiah mengimbau pengurus dan atlet catur bekerja keras agar mampu menembus peringkat tiga besar babak kualifikasi PON.

“Di 2019 ini kita harus fokus terlebih dahulu di Pra PON. Karena kalau tidak lolos Pra PON bagaimana mungkin bisa bermain di PON. Apalagi Banten hanya akan memberangkatkan atlet yang lolos tiga besar di PON 2020,” kata Rumiah.(rbs/nda/ira)