Pra PON 2019: PBSI Banten Andalkan Atlet Putri

Pebulu tangkis putri Banten, Putri Kusuma Wardani saat bertanding di turnamen Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019, Mei lalu. Putri sukses merebut medali perak.

SERANG – Pebulutangkis putri masih menjadi andalan Banten untuk merebut tiket PON Papua 2020 mendatang. Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Banten mempercayakannya pada nomor tunggal putri dan beregu putri.

Di nomor tunggal putri, kans Banten menembus peringkat tiga besar Pra PON 2019 bertumpu kepada peraih medali perak kejuaraan dunia Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019, Putri Kusuma Wardani.

Sementara, nomor beregu putri, Banten ada sederet nama pemain yang biasa meraih gelar juara, seperti Viony Florencya asal PB Tangkas, Silvi Wulandari dan Ghaida Nurul Ghaniyu dari PB Djarum.

“Dari tunggal putri dan beregu putri saya cukup optimis bisa meraih tiket PON Papua 2020. Kans mereka terbuka lebar untuk lolos Pra PON tahun ini. Melihat progres disetiap pertandingan, nomor itu selalu meraih hasil positif,” kata Ketua Pengprov PBSI Banten Ari Wibowo, Kamis (11/7).

Namun, bukan berarti kategori putra tak memiliki harapan menembus PON 2020. “Untuk kategori putra penampilannya masih pasang surut dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tapi kedepan kami harap di kategori putra juga tumbuh prestasinya,” harap Ari.

Ari mengaku akan terus berupaya agar bisa mendongkrak kemampuan atletnya. Salah satunya, menggelar Traning Center (TC) untuk menyamakan visi, misi dan tujuan dari atlet, pelatih dan pengurus.

“Saya sudah koordinasi dengan Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov PBSI Banten agar mengumpulkan atlet dan pelatih untuk diberikan pembekalan untuk bisa semakin bertambah semangat untuk berlatih. Ini kami lakukan agar atlet mendapat spirit tambahan dalam menjalani latihan,” jelas Ari.

Pelatih bulutangkis Pra PON Banten Irham Idrus memandang perlu adanya pembekalan yang dicanangkan Ketua Pengprov PBSI Banten tersebut. Irham menilai langkah itu perlu dilakukan karena waktu pelaksanaan Pra PON 2019 sudah kian dekat. “Atlet perlu diingatkan agar semakin semangat berlatih dan konsentrasi. Selama ini mereka latihan sudah semangat, tapi kami ingin mereka tambah semangat dan tidak lengah menjelang pelaksanaan Pra PON. Karena kita tahu target yang diberikan KONI Banten cukup berat dan itu hanya bisa dilakukan dengan latihan keras dan semangat yang tinggi,” ungkap Irham. (Riko B/RBG)