Pra PON Bola Basket: Selangkah Lagi Menuju Papua

0
712 views

TANGERANG – Tim Basket 5×5 Banten menjadi juara Grup X pada klasemen akhir babak penyisihan grup. Juara grop ini mendekatkan tim Banten pada tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

Posisi tersebut diraih setelah mampu menekuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan skor 48-42 di Jetz Stadium, Cihuni, Kabupaten Tangerang, Rabu (3/7).

Kemenangan Banten membuat kesempatan berlaga di multi even olahraga empat tahunan di Tanah Papua terbuka lebar. Tim yang diarsiteki Freddy Marcos Gorey itu hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri melaju ke babak penyisihan PON XX di Papua 2020 dengan status tiga besar.

Bertindak sebagai tuan rumah, Banten yang diperkuat skuat timnas Jasmine Isabellefar tampil percaya diri. Meski demikian tim tamu, Yogyakarta mampu memberikan pelawanan sengit dan membuat pemain Banten harus bekerja ekstra untuk bisa menang.

Kejar-kejaran poin berlangsung selama empat kuarter. Banten sempat tertinggal poin di awal kuarter keempat sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan dan memenangi pertandingan.

Ketua Pengrov Perbasi Banten Ahmed Zaki Iskandar bersyukur atas kemenangan yang diraih tim Basket 5X5 Putri. Pertandingan tersebut tak kalah sengit pada laga sebelumnya karena penentuan menjadi juara pool. “Alhamdulilah hari ini tim putri Banten jadi juara grup. Tinggal menunggu hasil pertandingan antara Jambi melawan Yogyakarta. Yang menang akan melawan Banten. Mudah -mudahan di game selanjutnya kita menang. Jika sekali lagi menang kita lolos ke PON ,” ujarnya usai pertandingan.

Pelatih Tim Basket 5×5 Putri Banten Freddy Marcos Gorey mengapresiasi perjuangan pemain Banten untuk bisa menang. Pasalnya terdapat sejumlah pemain cedera saat pertandingan pertama menjamu Sulawesi Selatan namun mampu bangkit ketika menghadapi Yogyakarta. “Dua pertandingan Pra PON ini gila-gila, sangat ketat. Walaupun minim istirahat karena dari kemarin mereka tampil luar biasa. Saya bilang ke anak-anak kalau waktu belum habis jangan menyerah. Terus hasilkan poin jangan sampai kita tertinggal, kita harus tetap unggul. Jadi kita main atur waktu lah ya,” ujarnya.

Pertahanan dan pelanggaran masih menjadi bahan evaluasi buat tim Basket 5×5 Putri Banten. Sejumlah poin lawan dihasilkan akibat longgarnya pertahanan Banten sehingga lawan mampu memanfaatkan celah tersebut. “Kita ada waktu dua hari lagi sebelum pertandingan. Kita akan latihan untuk evaluasi kesalahan dan kekurangan kita. Kita masih mudah diterobos dari samping nah ini kita mau evaluasi,” ujarnya.

Pemain Tim Basket 5×5 Putri Banten Jasmine Isabellefarr mengaku pertandingan melawan Yogyakarta cukup mendebarkan. Kemenangan yang diraih timnya tak lepas konsistesi sejak awal pertandingan. “Pertandingan hari ini menurut saya cukup ketat, lawannya bagus kitanya juga semangat. Terus kita dari kuarter awal juga coba handle dengan baik agar kita tetap konsisten dari kuarter pertama sampai akhir. Terus puji Tuhan juga kita diberikan kemenangan,” ujarnya.

Issalbelle menyatakan untuk pertandingan selajutnya Isabelle dan rekannya yang lain bertekad untuk kembali meraih kemenangan. “Saya juga tidak meremehkan lawan dan tim saya akan tetap semangat untuk meraih kemenangan,” katanya.

Sebelumnya Issalbelle terancam tidak bisa membela Banten lantaran sedang dalam tahap pemulihan pasca cedera. Tapi ia bersyukur terapis yang menangani cederanya akhirnya mengizinkan ia tampil. Karena dirinya sangat ingin tampil atas nama Banten. “Karena saya memang ingin membela Banten, dari awal saya memang berkembang di Banten. Surat rekomendasi dari terapi juga sudah turun. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi,” ujarnya.

Selanjutnya Banten akan menghadapi pertandingan penentuan mereka masih menunggu hasil pertandingan antara Jambi melawan Jogjakarta. Laga tersebut akan berlangsung di venue yang sama, Jumat, (5/7). (apw/nda/ags)