Pra PON Sepeda: Banten Segel Satu Tiket PON

Ketua Pengprov ISSI Banten Agus Prasetyo (kanan) mendampingi Muhamad Rizky (kedua dari kanan) atlet sepeda Banten peraih tiket PON Papua 2020, Kamis (18/7). FOTO: YOYO FOR RADAR BANTEN

SUMSEL – Atlet sepeda pelatda jangka panjang (PJP) Banten Muhamad Rizky sukses menyegel satu tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. Rizky yang turun di kelas MTB Downhill menempati urutan tiga besar atau merebut medali perunggu.

Ajang Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) balap sepeda itu berlangsung Kamis (18/7) kemarin, di Bukit Sulap, Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Medali emas diraih atlet Jawa Timur, Rendy Varera, dan medali perak diamankan oleh Apriliano Agung, atlet Sumatera Selatan.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banten Agus Prasetyo mengucapkan syukur atas hasil gemilang atletnya. Rizky hanya terpaut delapan menit dari juara kedua. “Alhamdulillah satu tiket PON Papua telah diraih atlet PJP Banten dari kelas DH (downhill-red). Saya sangat terharu, ini adalah hadiah istimewa dari atlet buat pernikahan putri pertama saya Minggu 18 Agustus mendatang,” kata Yoyo, sapaan akrab Agus Prasetyo, Kamis (18/7) malam.

Yoyo mengatakan, hasil gemilang itu diraih berkat kerja keras atlet dan pembinaan unggulan dari KONI Banten. Semangat atlet juga kian terpacu kala mendapat dukungan secara langsung dari pengurus KONI Banten yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan. “Selain XCO, DH juga menjadi kelas unggulan sepeda Banten. Tadi dari Binpres KONI Banten datang menyaksikan, bersyukur atlet bisa mempersembahkan yang terbaik. Target awal kita utamanya untuk lolos Pra PON terlebih dahulu,” jelas Yoyo.

Diungkapkan Yoyo, peluang menambah tiket PON Papua 2020 masih terbuka lebar. Sebab, di kelas XCO baru akan dipertandingkan Jumat (19/7) hari ini. Yoyo berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Banten agar atlet sepeda Banten kembali meraih prestasi.

“Besok (hari ini-red) masih ada kelas pertandingan lagi. Faisal atlet PJP Banten dan Angga atlet non-PJP akan bertanding di kelas XCO. Kans menambah tiket PON masih terbuka. Mudah-mudahan bisa mengamankan target,” harap Yoyo.

Sementara Rizky mengatakan, satu tiket yang diraihnya bakal menjadi modal untuk lebih berprestasi lagi di PON Papua mendatang. “Saya akan berlatih lebih keras lagi agar di PON Papua bisa terus naik. Bukan hanya merebut perunggu, tetapi medali emas,” kata Rizky. (Riko B/RBG)