Praktisi Pendidikan Banten Iwan Kusuma Hamdan Tutup Usia

Iwan K Hamdan
Iwan K Hamdan (Dok: RB)

SERANG – Banten kini kehilangan salah satu putera terbaiknya, Iwan Kusuma Hamdan (50). Iwan menghembuskan napas terakhirnya saat menghadiri rapat di SMAN 1, Kota Serang, pukul 19.30 WIB. Ketua Badan Akreditasi Pendidikan (BAP) itu meninggalkan seorang istri dan enam anak (dua laki-laki dan empat perempuan). Jenazah akan disalatkan dan dimakamkan hari ini (4/2/2016) di lingkungan tempat tinggal almarhum di Perumahan Grand Serang Asri, Kecamatan Cipocok, Kota Serang.

Menurut Syaiful, salah satu tetangga almarhum, mengatakan, selama hidup Iwan dikenal sebagai sosok yang baik dan bersahaja. “Orangnya baik dan santun. Kami sangat kehilangan dengan kepergian beliau,” tegasnya kepada Harian Radar Banten di rumah duka, tadi malam.

Di mata para sahabat, Iwan juga dikenal sebagai sosok praktisi pendidikan yang cerdas. “Ia adalah akademisi yang memiliki pemikiran jernih dan bernas,” kata Haero, salah satu kerabat almarhum.

Haero mengenal Iwan juga sebagai Ketua Dewan Pengawas PD BPR Serang. “Kinerjanya baik di PD BPR Serang,” tegas pegawai Pemkab Serang ini. Iwan juga adalah mantan Dewan Riset Daerah (DRD) Banten.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, sekira pukul 19.30 WIB, Iwan menghadiri rapat di SMAN 1 Kota Serang untuk memberikan pengarahan akreditasi sekolah. Padahal saat itu, kondisi Iwan kurang sehat. Saat rapat berlangsung, Iwan mendadak sesak napas. Peserta rapat langsung memberikan pertolongan dan membawa Iwan ke RSUD Dradjat Prawiranegara. Sesampainya di rumah sakit, nyawa Iwan tak tertolong.

Seminggu lalu, Harian Radar Banten sempat bertemu Iwan di sebuah hotel di Kota Serang. Saat itu, Iwan menjadi narasumber dalam diskusi yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bersama dengan budayawan Radar Panca Dahana dan mantan Rektor IAIN SMH Banten Prof Dr Tihami. Iwan terlihat segar bugar. Dalam diskusi itu, Iwan juga membawa salah satu anak perempuannya.

Kerabat dan para pejabat hingga tadi malam pukul 23.30 WIB, masih terus mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa. (RB/mg14/alt)