Prediksi Akan Ada Gempa Susulan, BMKG Imbau Masyarskat Untuk Waspada

0
2.472 views
SERANG –  Badan Meteorolgi,  Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  Serang memprediksi gempa susulan akan terjadi setelah gempa berkekuatan 5.5 skala richter yang terjadi pagi tadi di Banten bagian selatan.
Kepala BMKG Serang Sugarin menjelaskan, kalau pun terjadi,  kekuatan gempa susulan tersebut berada di bawah gempa yang terjadi pagi tadi. “Gempat itu tidak berpotensi tsunami,” ujar Sugarin aaat dikonfirmasi Radar Banten Online melalui sambungan telepon seluler,  Minggu (9/7).
Sugarin pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi segala kemungkinan hal yang terjadi.  “Banten Selatan memang wilayah rawan gempa, dan terjadinya sulit diperkirakan,” ujar Sugarin.
Terkait dampak gempa yang terjadi pada pukul 05:48:33 WIB, Sugarin mengaku belum mengetahuinya.  Belum ada laporan dari masyarakat baik intansi terkait.
Sementara itu,  berdasarkan data yang dihimpun dari BMKG pusat, lokasi gempa terjadi di 7.66 LS,105.85 BT (129 km Barat Daya Lebak-Banten), kedalaman 10 Km. Dampak gempabumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Malingping, Baros, Bayah,  Cikawung, Pasirnangka, Barengkok, dan Ujunggenteng dalam skala intensitas II  SIG-BMKG (III MMI).
Selain di Banten, gempa bumi pun terjadi di Jawa Barat.  Hasil analisis update BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M5,1 dengan episenter pada koordinat 7,66 LS dan 105,85 BT, atau tepatnya di laut pada jarak 96 km arah baratdaya kota Pelabuhan Ratu pada kedalaman 55 km.
Dampak gempa bumi dirasakan di Pengalengan, Bogor, Garut, dan Bandung dalam skala intensitas I SIG-BMKG (I-II MMI). Guncangan gempabumi III MMI dirasakan orang banyak tetapi belum bemenimbulkan kerusakan. Dilaporkan beberapa orang sempat berlarian keluar rumah.
Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten-Jawa Barat. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)