Presiden Jokowi Berbaur dengan Ibu-ibu Nasabah Bank Wakaf Mikro

SERANG – Presiden Joko Widodo berdialog dengan nasabah Bank Wakaf Mikro An-Nawawi Tanara. Dialog ini diisi tanya jawab bersama nasabah yang merupakan warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Dialog ini berjalan sangat menarik. Nasabah yang didominasi ibu-ibu pengajian ini pun terlihat sangat berbaur dan antusias. Pasalnya Presiden RI ini berdialog layaknya mengobrol biasa. Tidak terkesan formal. Meskipun di sekelilingnya dijaga ketat oleh Paspamres.

Presiden yang mengenakan peci, sarung yang dipadupadankan dengan setelan jas ini berinteraksi bersama warga Tanara. Ia mengingatkan kepada nasabah agar jangan meminjam uang ke rentenir. “Karena bunganya sangat besar sekali. Di rentenir bisa 30 sampai 40 persen. Tinggi sekali. Di Bank Wakaf ini hanya dikenai administrasi 3 persen,” terangnya, Rabu (14/3).

Kemudian, Jokowi menuturkan, ketika nasabah sudah mendapat modal pinjaman, harus  dipakai untuk modal usaha agar nasabah bisa mengembalikan pinjamannya. Kemudian, bisa meminjam kembali dengan nominal yang lebih tinggi dari sebelumnya.

“Kalau sudah mendapatkan modal mikro, benar-benar dipakai buat usaha. Jangan sampai diberi Rp 1 juta, terus Rp 500 ribu beli pakaian. Nanti enggak bisa mengembalikan. Semuanya Rp 1 juta gunakan untuk usaha,” tuturnya.

Berkali-kali, Jokowi tersenyum dengan mengeluarkan tawa khasnya. Pada dialog ini pun, salah satu warga atau nasabah cukup interaktif.

“Pak kira-kira dapat tambahan modal dari Bapak bisa enggak?” tanya Diah, warga Tanara.

Seketika itu, nasabah lain ikut tertawa. Kemudian, Jokowi membalas dan menjawab.

“Gunakanlah sebaik-baiknya, karena di bank ini telah disiapkan banyak. Tapi kalau usahanya tidak berkembang, sulit minta tambah (modal-red) di sini. Jangan minta tambahannya dari saya,” tuturnya.

Usai berdialog bersama nasabah Bank Wakaf, Presiden menuju panggung utama untuk mengikuti dan memberikan sambutan pada peluncuran lembaga keuangan mikro syariah. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)