Seorang honorer pingsan saat aksi di depan Istana Negara, Jumat (12/2). Foto: JPNN

JAKARTA – Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih masih optimis ada peluang mendapatkan kebijakan yang berpihak ke mereka. Ini setelah tim sembilan melakukan pertemuan kedua dengan Mensesneg Pratikno.

“Insya Allah kami akan diterima Presiden Jokowi pascalawatan ke Amerika. Ini sudah dijanjikan Mensesneg,” kata Titi usai demo di depan Istana Negara, Jumat (12/2) sore, sebagaimana dilansir JPNN.

Itu sebabnya pengurus FHK2I akan tetap bertahan di Jakarta sampai ada kabar kapan jadwal pertemuan dengan Jokowi. Bagi Titi itu, walaupun tiga hari tidak bisa jumpa presiden namun aspirasi sudah disampaikan kepada Mensesneg. “Perjuangan di Istana baru kami mulai. Doakan kawan-kawan honorer, mudah-mudahan perjuangan kita semua tidak sia-sia. Tetap optimis dan berjuan,” cetusnya.

Tiga hari melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana dan tidak ditemui Presiden, wajah-wajah kecewa tampak nyata. ‎”Kami tidak puas dengan hasil demo tiga hari ini. Tapi mau bagaimana lagi, Presiden Jokowi hatinya sekeras batu begitu,” ketus Sri Haryati, korwil FHK2I Blitar.

Demikian juga Hambali, Sekjen DPD FHK2I Pamekasan, Madura. ‎Meski tidak puas dengan hasil demo tiga hari berturut-turut, namun semangat untuk berjuang tetap berkobar. “Kami akan melanjutkan perjuangan di daerah sambil menunggu hasil pengurus FHK2I pusat,” ujarnya.

Demikian juga Korda FHK2I Kabupaten Magelang Siti Halimah. Dia menyatakan, hasil perjuangan kembali ke titik nol lagi karena masih harus dibahas dengan lintas instansi. “Kami tidak akan mundur, tetap berjuang. Banyak jalan menuju Roma,” ujarnya optimis. (JPNN)