Presiden Jokowi Peringati Hari Ibu di Banten

0
519 views

SERANG – Presiden Joko Widodo memperingati Hari Ibu tingkat nasional ke-88 tahun ini di Provinsi Banten, tepatnya di halaman Masjid Raya Al-Bantani KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (22/12).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan, di Indonesia, kepala daerah baik itu bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota yang perempuan sebanyak 77 orang. Menurutnya jumlah tersebut terbilang cukup banyak.

Di jajaran menteri kabinet Jokowi-JK, jumlah menteri perempuan menurut Presiden Jokowi sebanyak sembilan menteri dan angka tersebut merupakan jumlah terbanyak di dunia.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, peran perempuan sangat besar dalam pembangunan segala hal di Indonesia, karena pendidikan dasar dan utama berada di keluarga dan perempuan sebagai ibu mempunyai peranan besar.

“Jangan pernah meremahkan keterlibatan, kemampuan para ibu-ibu, karena jika mereka turun tangan bisa selesai semua masalah kita,” pungkasnya.

Dalam persaingan global, peran ibu menurutnya sangat diperlukan dalam mengarahkan dan membentuk anak, menjaga integritas keluarga, menanamkan sopan santun, mengajarkan kerja keras, dan semangat bersaing. “Indonesia membutuhkan para ibu untuk membimbing anaknya, untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, persatuan bangsa di hati dan pikiran anak bangsa,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Menteri Yohana Susana Yembise mengatakan, saat ini terbukti jika perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan. “PHI pun merupakan momentum bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi serta turut serta dalam proses pembangunan,” ujarnya di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Kota Serang, Kamis (22/12).

Menurut Yohana, rangkaian PHI tahun ini diisi dengan kegiatan yang bersifat sederhana, khidmat, tertib, merata, serta penuh makna dan memberikan kesan yang mendalam juga memberikan manfaat bagi kaum perempuan generasi muda khususnya, umumnya untuk masyarakat Indonesia melalui seminar, pameran katumbiri, bakti sosial, ziarah, upacara bendera, dan kegiatan lainnya.

“PHI diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan serta dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup serta membangun segala potensi,” ujarnya. (ADVERTORIAL/Biro Umum Setda Provinsi Banten)