Pria Paruh Baya Nekat Lompat ke Sungai Cisadane

0
1515

TANGERANG-Muhammad Dinata (59), nekat melompat ke Sungai Cisadane di Kampung Berkelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (21/7). Tubuh lelaki asal Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kabupaten Tangerang itu pun menghilang. 

Informasi yang diperoleh, insiden yang terjadi sekira pukul 07.30 WIB itu sempat dilihat oleh Suliran. Warga yang sedang melintas di Jembatan Merah yang menghubungkan antara Kecamatan Tangerang dengan Kecamatan Karawaci itu melihat pria paruh baya berdiri di pinggir jembatan. Tidak lama, pria tersebut melompat ke sungai dan tidak lama tubuhnya tidak ditemukan.

“Saya liat dia sedang berdiri, tetapi tidak lama dia loncat. Sontak saya langsung teriak dan mengecek ke sungai dari atas jembatan, saya langsung minta bantuan warga untuk mencari orang tersebut,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres (Radarbantengroup) di lokasi kejadian, Rabu (21/7).

Kata Suliran, warga mencoba mencari korban dengan alat seadanya. “Di lokasi kejadian hanya ada sepeda motornya saja yang terparkir di Jembatan, saya dan warga lain mencoba mencari. Tetapi tidak berhasil, lantaran arus yang ada di Sungai Cisadane lagi kencang,” paparnya.

Tim SAR Gabungan dari BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang kemudian datang ke lokasi untuk mencari korban.

Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara menjelaskan, hingga sore korban belum bisa ditemukan lantaran arus yang begitu kencang dan juga butuh waktu melakukan pencarian di tengah arus yang mengalir deras.

“Kami sudah upayakan bersama dengan petugas PMI dan tim yang lain, kita sudah cari dari ujung tetapi hasilnya nihil. Tetapi, coba akan kita cari kembali besok,”ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tangerang Komisaris Polisi (Kompol) Yulies Andri Pratiwi menuturkan, belum mengetahui motif korban melakukan aksi bunuh diri tersebut.

“Kami sudah pegang identitasnya, tetapi kita belum tau apa penyebabnya. Kita sedang lakukan pengembangan, saat ini motor korban sudah kami amankan di Polsek Tangerang,”tuturnya.

Pantauan Tangerang Ekspres (Radarbantengroup) di lokasi, tim SAR gabungan belum berhasil mencari korban. Jembatan merah, banyak didatangi masyarakat yang penasaran ingin melihat langsung proses evakuasi korban. (rbnn/nda)