Panen jagung di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (5/3).

SERANG – Produksi jagung di Provinsi Banten belum mencukupi kebutuhan pabrik pakan ternak. Dari kebutuhan 10.000 ton per bulan, baru mampu mencukupi 1.500 ton.

Wakil Bupati Pandji Tirtayasa mengatakan, di Banten ada 16 pabrik pakan ternak. Sembilan di antaranya berada di wilayah Kabupaten Serang.

“Kebutuhan pabrik pakan ternak itu setiap bulan 10.000 ton jagung, dari lokal Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, baru bisa memproduksi 1.000 sampai 1.500 ton. Jadi wajar kalau sisanya itu dari luar daerah,” kata Pandji pada panen jagung di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (5/3).

Pandji mengatakan, jika para petani mampu memproduksi 10.000 ton dalam sebulan, tingkat kesejahteraan petani akan meningkat. Kemudian perusahaan akan menghemat biaya transportasi. “Karena beli jagung dari luar daerah dengan di dalam daerah itu beda biaya transportasinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadang Hermawan mengatakan, menanam jagung merupakan salah satu peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan jika melihat dari kebutuhan pabrik pakan ternak yang cukup tinggi.

“Tinggal bagaimana kita menambah luas produksi, makanya kita akan memanfaatkan lahan tidur seperti di Anyar, Jawilan, dan Cikande,” katanya. (Abdul Rozak)