Program Maritim Bisnis Mulai Dikembangkan di Pandeglang

0
764 views
Bupati Irna Narulita menunjukkan rumput laut hasil panen masyarakat di Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Sabtu (3/12).

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita meminta warga Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, untuk menjaga kelestarian dan ekosistem laut. Kata Irna, hal itu penting dilakukan agar biota laut tidak terganggu sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha di bidang maritim seperti budi daya rumput laut. “Dengan menjaga kelestarian laut, insya Allah, hasil panen rumput laut akan terus mengalami peningkatan dan kualitas hasil panen masyarakat akan lebih bagus,” kata Irna saat menghadiri acara panen rumput laut di Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Sabtu (3/12).

Hadir pada acara tersebut Asda Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Iskandar, Kepala Dinas Cipta Karya Penataan Ruang dan Kebersihan (DCKPK) Kabupaten Pandeglang Anwari Husnira, Kepala Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Pandeglang Sarif Hidayat, Kasatpol PP Agus Priyadi Mustika, Kepala BKD Ali Fahmi Sumanta, Kabag Pemerintahan Doni Hermawan, dan Kabid Kominfo Tb Nandar Suptandar.

Irna mengklaim, potensi laut di Pandeglang sangat menjanjikan, apabila bisa dikelola dengan baik. “Kegiatan pembudidayaan rumput laut sangat sejalan dengan visi misi daerah, yaitu mewujudkan Pandeglang berkah melalui transformasi harmoni maritim bisnis dan wisata bisnis menuju rumah sehat dan keluarga sejahtera 2020,” terangnya.

Irna berjanji, akan terus memperhatikan perkembangan budi daya rumput laut karena bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Budi daya rumput laut ini sangat bagus untuk program maritim bisnis dan harus terus dikembangkan. Ke depan, saya harap ada pendampingan dan menggunakan teknologi yang canggih,” katanya.

Irna mengatakan, banyak olahan yang bahannya dari rumput laut seperti bakso, steik, kerupuk, bahkan ada juga yang diolah menjadi kosmetik. “Ini menunjukkan rumput laut ini memiliki nilai ekonomis,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pandeglang Tata Nanjar Riyadi mengatakan, pembudi daya rumput laut di kawasan bina politan itu mendapatkan bantuan mulai dari bibit, penanaman, budi daya, sarana, prasarana, dan sembilan buah perahu. “Dari sembilan kelompok pembudi daya, di dapat 40 ton rumput laut basah dengan usia rumput laut 45 hari,” katanya.

Tata menjelaskan, pengolahan rumput laut merupakan usaha yang menjanjikan dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Soalnya, kata dia, nilai jual rumput laut di pasaran cukup tinggi. “Harga jualnya lumayan tinggi, baik itu rumput laut yang masih basah maupun yang sudah dikeringkan. Karenanya, masyarakat harus bisa menjaga kelestarian laut agar para pembudi daya tidak dirugikan,” katanya. (Adib F/Radar Banten)