Program Ramadan Rumah Impian, Syamsuri dan Keluarga Terima Rumah Gratis

Syamsuri yang ditemani istri dan ketiga anaknya langsung sujud syukur setelah mendapatkan rumah gratis program Ramadan Rumah Impian (RRI) Real Estate Indonesia (REI) yang didukung Radar Banten di Perumahan Taman Banten Lestari, Kota Serang, Jumat (24/6). (Foto: Yan Cikal)

SERANG – Program Ramadan Rumah Impian (RRI) Real Estate Indonesia (REI) yang didukung Radar Banten kembali menyerahkan satu unit rumah kepada masyarakat yang dinilai tidak mampu, Jumat (24/6). Rumah tersebut diterima oleh Syamsuri Adra’i, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah dan penjaga malam sekolah.

Secara simbolis penyerahan rumah yang terletak di Kompleks Taman Banten Lestari (TBL) Kecamatan Serang, Kota Serang, diserahkan langsung oleh Gubernur Rano Karno didampingi Ketua DPP REI Eddy Hussy, Ketua DPD REI Banten Soelaeman Soemawinata, Walikota Serang Tb Haerul Jaman, dan General Manager Radar Banten Mashudi.

Suasana siang yang cerah pun diselimuti bahagia bercambur haru. Syamsuri tak kuasa membendung air mata ketika Rano yang diminta pihak REI memilihnya. Dalam pelukan Rano, Syamsuri tersendat-sendat menahan tangis. Tak terkecuali, istri Syamsuri dan ketiga anaknya yang ikut menyaksikan penyerahan rumah tersebut.

“Kalaupun saya harus memilih, semua sudah sesuai kriteria, bagi yang belum dapat semoga disegerakan. Saya berharap rumah ini dijaga, jangan sampai dijual karena kebutuhan lain. Ini rezeki yang Allah berikan. Bersyukurlah kepada Allah,” kata Gubernur usai memberikan rumah secara simbolis.

Rano berharap bantuan rumah gratis ini dapat ditambah untuk Ramadan yang akan datang. Sebab, masih banyak masyarakat yang membutuhkan. “Saya memberikan harapan kalau tahun lalu saya menyerahkan dua rumah, tahun ini harusnya juga dua rumah, semoga tahun depan lebih banyak lagi,” harapnya.

Menurutnya, pemberian rumah gratis ini merupakan wujud dukungan dan peran serta REI Banten dalam membantu penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Ini sangat membantu masyarakat yang memang membutuhkan, itu kenapa di Pemprov, dan pemerintah kabupaten kota juga ada, meski kemasannya berbentuk bedah rumah. Sementara, REI langsung memberikan,” katanya.

Syamsuri memeluk Gubernur Rano Karno.
Syamsuri memeluk Gubernur Rano Karno.

Selain itu, Rano mengatakan bahwa pada Senin (27/6) Presiden Jokowi Widodo akan melakukan groundbreaking pembangunan Tol Serang-Panimbang. “Artinya, dua daerah Lebak dan Pandeglang akan segera maju. Semoga REI bisa melihat potensi itu,” kata Rano.

Pada saat yang bersamaan, lanjutnya, Kementerian PUPR bersama Pemprov Banten, Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat, Pemkab Lebak, Pemkab Pandeglang, Pemkab Tangerang, Kota Tangsel, dan Pemkab Bogor akan melakukan penandatanganan kesepakatan (MOU) percepatan pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat dalam rangka pengembangan Kota Baru Maja di Kabupaten Lebak. “Mudah-mudahan MOU membangun Kota Maja sesuai dengan konsep yang saya harapkan agar di wilayah selatan harus lebih maju,” terangnya.

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussi mengatakan, program RRI merupakan salah satu program tanggung jawab sosial REI. Program ini diluncurkan untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat dengan memberikan tempat tinggal layak bagi masyarakat yang membutuhkan. “Semakin banyak yang ikut terlibat semakin banyak masyarakat yang membutuhkan menjadi terbantu,” ujarnya usai acara.

Senada dikatakan Ketua DPD REI Banten Soelaeman Soemawinata. Ia mengatakan,  mereka yang menerima rumah gratis adalah warga yang benar-benar membutuhkan setelah melewati seleksi yang panjang dari tim seleksi independen. “Jadi, mereka sudah diseleksi oleh pihak Radar Banten,” jelasnya.

Soelaeman menjelaskan bahwa penerima harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Kata dia, salah satu kriterianya, tidak mungkin membeli rumah. Kemudian, bekerja di sektor informal dengan penghasilan di bawah upah minimum kabupaten kota.

Sementara itu, Syamsuri mengaku bahagia dan tidak menyangka mendapat rumah tersebut. “Syukur alhamdulillah karena sebelumnya tidak pernah terbayang. Mudah-mudahan ini barokah untuk kami sekeluarga,” katanya didampingi istri dan ketiga anaknya yang masih berlinang air mata.

Ia mengatakan, akan memanfaatkan rumah tersebut dengan baik sebagai tempat tinggal keluarganya. “Saya janji tidak akan menjual rumah ini dan akan saya tempati,” katanya.

Syamsuri yang tinggal di kontrakan di Kampung Penancangan Lama, Sumur Pecung, Kota Serang, mengaku awalnya mengetahui informasi ada program RRI ini dari tetangganya, yang membaca pengumuman program RRI di Radar Banten. “Saya tidak tahu, waktu itu Pak Tarmin (tetangganya-red) datang dan bilang ada rumah gratis, terus disambungkan ke Pak Haji Zul (tokoh masyarakat Penancangan, Zulkarnaen, yang mengusulkan-red),” katanya.

Zulkarnaen membenarkan hal tersebut. Kata dia, oleh karena usulan rumah gratis harus ada rekomendasi dari RT, RW, dan tokoh masyarakat setempat maka ia langsung mengusulkan. “Pak Syamsuri layak untuk dapat rumah karena dia bertahun-tahun tinggal di kosan bareng keluarganya. Bahkan, dia sempat tinggal di bangunan wakaf,” katanya. (Supriyono/Radar Banten)