Project Pop Ziarah ke Makam Oon

0
561 views
Personel Project Pop di makam Oon (Instagram/botikapanggabean)

TIDAK sempat hadir saat pemakaman Oon karena mengisi acara, personel Project Pop akhirnya datang ke makam rekan mereka tersebut. Udjo, Yosi, Odie, Tika, dan Gugum langsung bertolak ke Bandung usai tiba di Jakarta.

Momen ziarah ke makam Oon tersebut diabadikan lewat sebuah foto yang diunggah ke Instagram. Di sana tampak personel Project Pop berpose di depan makam sahabatnya yang berlokasi di TPU Legok Ciseureuh, Jawa Barat.

Dalam keterangan foto, Tika menulis ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Oon berjuang melawan sakitnya, serta mendoakan.

“Dear saudara-saudara terkasih, teman-teman yang baik. Para Popop, media dan semua orang yg sempat bertemu dengan kami. Izinkah Kami @project.pop dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk setiap doa, semangat, perhatian yang sudah diberikan kepada Oon selama ini,” tulis Tika Panggabean, sebagaimana dilansir JawaPos.com.

“Semuanya sangat berarti untuk keluarga Oon dan kami,” sambungnya. Pelantun Ingatlah Hari Ini itu mengungkapkan bahwa mereka telah mengikhlaskan kepergian Oon. Sehingga Project Pop memastikan bakal terus berkarya, tanpa melupakan semangat Oon selama ini.

“Sekarang Oon sudah senang. Bersama dengan keluarga Oon, kami akan terus berkarya dengan membawa semangat Oon,” jelas Tika.

Momen ziarah Project Pop ke Oon tersebut kemudian mendapat komentar dari penggemar. Sejumlah followers mengaku terharu melihat kuatnya persahabatan mereka.

Kepergian Oon menyisakan duka mendalam bagi personel Project Pop. Sebab grup vokal ini sudah bersama sejak 1996 silam. Tidak hanya sebagai rekan kerja, persahabatan mereka sudah seperti keluarga kandung. Oon berpulang pada Jumat (13/1) tepatnya pukul 05.00 WIB pagi di rumahnya di Bandung, Jawa Barat.

Mendiang Oon beberapa bulan terakhir telah berjuang melawan sakit diabetes yang dideritanya. Penyakit itu menyebabkan dampak ke ginjal dan ke organ lain. Termasuk menyebabkan hemoglobin (Hb) rendah.

Dia sempat lama dirawat di rumah sakit dan baru beberapa hari dibawa pulang. Pria bernama lengkap Muhammad Fachroni itu meninggal pada usia 44 tahun. (ded/JPG)