Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Deden Apriandhy bersama lima pemuda yang akan mewakili Banten di kantor Dispora Banten, Senin (8/5). (Foto: Sub. Bagian Peliputan dan Dokumentasi Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Banten)

SERANG – Pemprov Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga siap mengirimkan lima pemuda dalam program pertukaran pemuda antar Negara (PPAN) 2017. Melalui kegiatan ini, diharapkan Provinsi Banten  semakin dikenal negara lain.

Kepala Dispora Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian kegiatan untuk seleksi sejak bulan April  2017, ada sekitar empat puluh pemuda yang mengikuti seleksi program pertukaran pemuda antar negara tersebut ditingkat provinsi Banten. Hasilnya, lima pemuda lolos dan akan dikirim ke lima negara tujuan.

“Peserta seleksi berasal dari delapan kabupaten da kota di banten.  Setelah melalui proses panjang dan perekapan nilai, kini kita sudah memiliki lima pemuda-pemudi terbaik banten  yang akan dikirim ke pusat,” kata Deden saat menerima kunjungan lima pemuda peserta PPAN di kantornya, di KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (8/5).

Deden menjelaskan, program pertukaran pemuda merupakan kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ajang  ini untuk menggali potensi kader pemuda di daerah, sekaligus potensi kader pemuda nasional melalui kerja sama internasional.

“Ini tentu sebuah prestasi buat ade-ade sekalian.  Kalian merupakan perwakilan kepemudaan yang ada dibanten. Saya ingin pemuda-pemuda yang berpestasi ini bisa memotivsi pemuda lainnya dibanten,” harap Deden.

Perlu diketahui, kelima nama pemuda yang berhasil meraih skor tertinggi dan akan mewakili Provinsi Banten untuk mengikuti program Pertukaran  Pemuda Antar Negara tahun ini dengan lima negara tujuan berbeda yaitu, Dimas Andra Saputra dikirim ke Australia, Archi Cherrya Oktiandini dikirim ke Asean dan Jepangm Azzahra Mustika Herlambang dikirim ke Kanada, Qoid Faiz Rabbani dikirim ke Malaysia dan Rizal Noor Maulana dikirim ke India. Kelima pemuda ini berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, seperti pengajar, dokter, karyawan swasta, wiraswasta dan mahasiswa.

“Lima pemuda ini bagian dari pemerintah yang akan membawa nama baik banten di dunia international. Tentu saya berpesan kepada mereka untuk bisa membantu pemerintah mempromosikan potensi-potensi banten baik pariwisata, budaya, perekonomian dan lainnya. Tunjukan ke masyarakat banten bahwa kalian adalah duta-duta terbaik banten,” ucap Deden.

Sekertaris Dispora Banten Ai Dewi Suzana menambahkan, peserta yang lolos masih menunggu keputusan Kemenpora terkait keberangkatannya. Karena segala keperluan dan keberangkatan dari provinsi hingga ke mancanegara menjadi tanggungan Kemenpora.

“Rencananya akan berangkat bulan juni, tetapi mulai dari sekarang kita (Dispora) support mereka. Mereka harus menjaga nama baik keluarg,  masyarakat banten serta indonesia secara umum,” ucapnya Ai.

Dia berharap, selama berada di negara yang telah ditunjuk, para pemuda perwakilan Banten bisa memperkenalkan potensi, seni dan budaya yang ada di provinsi Banten.

“Tentu selain memperkenalkan dan mempromosikan banten di tingakat international, mereka juga harus bisa belajar dari negara lain, dan menambah pengalaman bagi mereka. Mudah-mudahan sekembalinya dari sana mereka juga bisa membuat peluang kerja dan membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda banten lainnya,” harapnya.

Salah satu peserta lolos seleksi tersebut, Qoid Faiz Rabbani mengaku sangat bangga dan senang. Pemuda asal Kabupaten Tangerang ini  mengaku bahwa ini bukanlah mengenai jalan-jalan ke luar negeri, namun lebih ke proses pembelajaran yang akan ia peroleh nantinya di negara tujuan. Selain itu, sepulang dari program nanti dirinya sudah memikirkan kontribusi untuk Provinsi Banten.

“Saya akan mencari potensi atau  peluang usaha yang bisa dibawa dari sana, nanti diaplikasikan dibanten,” ujarnya.

Dirinya menilai semua peserta seleksi sangat hebat dan kompetitif. Namun yang lebih penting adalah kontribusi yang akan diberikannya pasca program nantinya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)