Protes Kebijakan Pemerintah Pusat, Sejumlah Mahasiswa Banten Akan Gelar Aksi 121 Di Jakarta

0
513 views
seruan aksi 121 dari BEM SI (foto: Istimewa)

SERANG – Protes kebijakan pemerintah pusat yang salah satunya adalah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok pada awal tahun ini seperti tarif listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, sejumlah mahasiswa dari sejumlah kampus di Provinsi Banten akan melakukan unjuk rasa atau aksi 121 di Jakarta besok lusa, Kamis (12/1). Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Rendi Muhamad Yani saat dihubungi Radar Banten Online melalui sambungan telepon seluler malam ini, Selasa (10/1).

Sebelumnya, Radar Banten Online sendiri menerima informasi adanya pesan ajakan dari BEM Seluruh Indonesia yang ditujukan kepada BEM yang ada diseluruh daerah di Indonesia untuk melakukan aksi unjuk rasa pada 12 Januari ini atau disebut juga dengan aksi 121 untuk memprotes kebijakan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok pada awal tahun ini dan sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang dinilai merugikan masyarakat.

Menurut Rendi, aksi yang sementara ini akan diikuti oleh sembilan kampus di Banten tersebut digelar bukan semata-mata karena adanya ajakan dari BEM Seluruh Indonesia, namun merupakan panggilan peran mahasiswa. “Saya rasa mahasiswa sudah seharusnya turun ke jalan, kalaupun nanti tidak ketemu dengan BEM SI, kita tetap aksi di gedung DPR RI, kumpulnya di DPR RI” ujarnya.

Dari Kabupaten Lebak, menurut Rendi sudah ada dua kampus yang sudah menkonfirmasi akan ikut turun ke jalan, dua kampus tersebut yaitu La Tansa Mashiro dan STKIP Setia Budi. Dari Kota Serang ada STIE Bina Bangsa, dari Kota Cilegon terdapat dua kampus yang salah satunya adalah kampus Al-Khairiyah, sedangkan dari Tangerang ada tiga kampus yang salah satunya ada kampus Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang.

Menurut Rendi, BEM Banten menilai kebijakan pemerintah pusat tersebut sudah sangat merugikan dan memberatkan masyarakat. Terlepas dalih apapun atau kepentingan apapun dibalik kebijakan tersebut, yang pasti masyarakat lah yang dirugikan dan harus menanggung beban.

Soal seruan BEM Seluruh Indonesia, Presiden Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang Refki membenarkan adanya seruan tersebut. Menurut Refki, BEM Untirta akan mengikuti seruan aksi tersebut. “BEM Untirta ada rencana turun aksi, dalam malam ini mau ada pertemuan dengan BEM Fakultas minta tanggapan mereka jika positif insya allah turun, jika tidak mungkin aksi di daerah aja,” ujarnya.

Refki sendiri belum bisa memperkirakan jumlah mahasiswa yang akan turun ke jalan karena belum melakukan konsolidasi dengan organisasi mahasiswa lainnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Presiden Mahasiswa IAIN “Sultan Maulana Hasanuddin” Banten Muhammad Samsul. Samsul mengaku benar menerima seruan tersebut, namun dirinya belum bisa memastikan apakah mahasiswa kampus Islam di pusat Kota Serang tersebut akan mengabulkan seruan tersebut atau tidak. “Kita perlu bahas dulu dengan teman-teman yang lain,” ujarnya. (Bayu)