Protokol Kesehatan Cegah Klaster Pilkada

0
1.872 views
Gubernur Wahidin Halim bersama tim monitoring meninjau penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020 di sejumlah TPS di Kota Tangsel, Rabu (9/12).

Gugus Tugas Pantau Pencoblosan Pilkada Serentak

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Banten melakukan monitoring pelaksanaan pilkada serentak 2020 di empat kabupaten kota di Provinsi Banten. Itu dilakukan untuk memastikan pemungutan suara di semua TPS sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 klaster pilkada, Gugus Tugas Provinsi ikut memantau langsung pelaksanaan pemungutan suara di empat kabupaten kota.

“Dampak pilkada dilihat tiga hari ke depan atau 12 Desember mendatang, bila protokol kesehatan tidak diterapkan sesuai standar maka bisa terjadi lonjakan kasus baru. Jadi kuncinya di protokol kesehatan,” kata Ati, Rabu (9/12).

Ia melanjutkan, monitoring pelaksanaan Pilkada 2020 tidak cukup dilakukan gugus tugas atau Satgas Covid-19 kabupaten kota, sebab penerapan protokol kesehatan bukan hanya wajib dipatuhi penyelenggara pilkada tapi juga warga yang memiliki hak pilih.

“Pak Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas Provinsi langsung meninjau pelaksanaan Pilkada di Tangsel yang masuk zona merah Covid-29, sementara anggota gugus tugas provinsi lainnya dibagi tugas memonitoring tiga daerah lainnya,” bebernya.

Hingga proses pemungutan suara selesai, Ati mengaku Gugus Tugas belum menerima laporan dari gugus tugas kabupaten kota terkait pelanggaran protokol kesehatan. Hanya ada beberapa temuan terkait sarana dan prasarana yang masih kurang lengkap di beberapa TPS.

“Ini akan kami evaluasi, sebab beberapa wilayah saat pemungutan suara ada yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem,” tuturnya.

Sepanjang hari kemarin, tercatat ada 205 kasus baru Covid-19 di Banten. Ati merinci, hingga pukul 18.00 WIB ada empat pasien Covid-19 meninggal dunia di hari pelaksanaan pilkada, 176 pasien sembuh dan 25 masih dirawat.

“Kasus baru paling banyak terjadi di Kota Tangerang 56 kasus, disusul kabupaten Tangerang 42, Kota Tangsel 36, Pandeglang 18, Lebak 16, Cilegon 15, Kota Serang 12, dan Kabupaten Serang 10,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, hingga Rabu (9/12) tercatat 14.705 warga Banten positif Covid-19, sembuh 12.155, masih dirawat 2.109, dan 441 meninggal dunia.

“Kasus baru hari ini (kemarin-red) mayoritas terjadi bukan di daerah yang melaksanakan pilkada,” pungkasnya.

Terpisah, Gubernur Banten sekaligus Ketua Gugus Tugas Provinsi Wahidin Halim meninjau sejumlah TPS di Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan,  dalam rangka monitoring pilkada zona I di Tangerang Selatan.

“Pelaksanaan Pilkada sekarang harus sesuai dengan protokol kesehatan. Jangan lupa jaga jarak dan ikuti protokol kesehatan imbau gubernur kepada petugas TPS,” ujar Wahidin.

Dalam suasana hujan gerimis, Wahidin tetap melaksanakan pemantauan dan berdialog dengan para petugas TPS. Gubernur yang akrab disapa WH juga menyempatkan diri mengingatkan warga untuk menjaga jarak dan mencuci tangan saat berada di TPS 43.(den/alt)