Proyek Belum Dibayar, Puluhan Pengusaha Geruduk DSDAP

Suasana pertemuan para pengusaha dengan DSDAP Banten
Suasana pertemuan para pengusaha dengan DSDAP Banten

SERANG – Puluhan pengusaha mendatangi kantor Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten. Para pengusaha tersebut datang untuk menuntut bayaran proyek yang telah dikerjakan pada tahun 2015 lalu. Para pengusaha diterima langsung oleh Kepala DSDAP Provinsi Banten Iing Suwargi.

Salah satu pengusaha, Syarifudin dari CV Gelar Putra Mandiri mengatakan, sesuai perjanjian seharusnya pengusaha sudah menerima bayaran dari Pemprov Banten, satu bulan setelah pekerjaan proyek selesai. Namun hingga saat ini para pengusaha belum menerima bayaran.

“Pekerjaan sudah selesai sejak dua Desember 2015 lalu, namun sampai sekarang masih belum jelas soal pembayarannya, kita berpatokan pada perjanjian saja,” papar Syarifudin ditemui setelah pertemuan di kantor DSDAP, Rabu (20/2/2016).

Pengusaha lainnya Rafih, dari CV Arum Mandiri mengatakan, para pengusaha perlu mendapatkan kejelasan karena telah melaksanakan kewajibannya. “Uang itu kita dapat pinjam, Pemprov harus bertanggungjawab, kami meminta hak kami,” ujarnya.

Sementara itu, menurut kepala DSDAP, Iing Suwargi, pihaknya akan membicarakan persoalan tersebut dengan Gubernur Banten Rano Karno. Iing menargetkan, hari Senin pekan depan para pengusaha bisa ketemu langsung dengan gubernur. “Di DPA tahun ini tidak ada, permintaan para pengusaha harus dibicarakan terlebih dahulu dengan gubernur,” ujarnya.

Total paket yang bermasalah ini sebanyak 772 paket dengan rincian Jalan lingkungan sebanyak 180 paket, MCK 534 paket dan drainase 60 paket dengan nilai total sekitar Rp 114 miliar. (Bayu)