Proyek Interchange Cikande Ditarget Mulai Beroperasi Pada Juni

0
1.755 views
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang Hati Nawawi

SERANG – Pembangunan jalan Simpang susun atau interchange di jalan Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ditargetkan akan rampung sekitar awal Juni 2017. Setelah rampung, diharapkan proyek tersebut bisa langsung beroperasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang Hati Nawawi menjelaskan, pembangunan interchange ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Serang untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Serang dan upaya meminimalisir kemacetan yang sering terjadi di daerah tersebut.

“Saat ini sedang diselesaikan ram 1 dan ram 2 sampai ram 4 untuk interconnect terhadap jalan tol dan interchange. Insya Allah sesuai dengan kontrak sampai bulan Mei, namun dalam perjalanannya ada sedikit keterlambatan dalam proses perizinan,” katanya saat diwawancarai disela-sela waktu kerjanya, Selasa (7/3).

Masih kata dia, keterlambatan proses perizinan tersebut terkait dengan akan dimulainya pekerjaan kepada pihak Marga Mandalasakti (MMS) tersebut.

“Kita target kan sesuai di kontrak antara akhir Mei hingga awal Juni. Selesai pekerjaan itu seharusnya bisa di operasionalkan, namun operasional akan dilakukan setelah kita minta izin kepada Kemen-PU dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), jadi kita ada perizinan kembali dari BPJT itu. Artinya kita harus menyiapkan dokumen, yang salah satunya sertifikat tanah yang akan kita hibahkan ke MMS termasuk konstruksi jalannya,” ujarnya.

“Karena kita membangun di rumah orang yang harus ada permisi dan ada syarat-syaratnya, jangan sampai lalu lintas terganggu seperti rambu-rambu yang kita persiapkan juga peralatan proyeknya,” katanya.

Pada tahap dua proyek ini memakan anggaran sebanyak Rp56 miliar. 50 persen dana tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Banten, 25 persen dari Pemerintah Kabupaten Serang, dan 25 persen dari Asosiasi Pengusaha.

“Kami berharap proyek ini sebagai salah satu alternatif yang mampu minimalisasi kemacetan di industri bagian Sertim. Karena interchange adalah salah satu proyek besar yang ada di Kabupaten Serang maka kita harus merawatnya sebagai aset daerah yang kita hibahkan kepada MMS untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Serang,” harapnya. (Wirda)