Proyek Nasional Rampung 2022

0
813 views
Gubernur Banten Wahidin Halim saat meninjau lokasi Waduk Karian, Kamis (3/8/2017).

SERANG – Pemprov Banten memiliki waktu dua tahun lagi untuk memastikan proyek strategis nasional (PSN) rampung pada 2022. Hingga tahun ini, pembebasan lahan masih menjadi kendala utama.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi Progres Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Banten yang dipimpin Gubernur Banten Wahidin Halim di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Jumat (17/1).

Hadir dalam rapat tersebut, Sekda Banten Al Muktabar, Kakanwil ATR/BPN Provinsi Banten Andi Tanri Abeng, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, para kepala OPD terkait, dan Satuan Kerja (Satker) PSN di Provinsi Banten.

Dalam rapat tersebut, Wahidin menegaskan, keseluruhan PSN di Banten harus selesai sesuai target pada tahun 2022. “Pemprov terus melakukan evaluasi untuk mengetahui perkembangan setiap pengerjaan PSN. Evaluasi bersama dilakukan dengan bupati/wali kota yang berwenang pada jalur-jalur lokasi tempat PSN dilakukan, serta membahas solusinya bagaimana agar progresnya semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan pembangunan Tol Serang- Panimbang, Serpong-Balaraja, Cengkareng-Batuceper-Kunciran, pembangunan Waduk Karian, serta perkembangan Waduk Sindangheula harus didukung semua pihak. “Saya tidak dalam posisi mengambil alih persoalan. Tapi sebagaimana amanat Undang-Undang, saya hanya memberikan rekomendasi. Harus ada kewajiban, dari pemerintah daerah mendorong program pemerintah pusat untuk kepentingan masyarakat. Sebab PSN ini untuk rakyat juga,” tegasnya.

Progres PSN, lanjut Wahidin, akan terus didorong agar realisasinya semakin meningkat dan dapat segera dirasakan oleh masyarakat. “Dengan sesama pemerintahan, ini cuma soal administratif. Semua bakal mendukung program pusat. Ini program NKRI, menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Sebagai salah satu bentuk dukungan, Wahidin menjanjikan SK Penetapan Lokasi (Penlok) Waduk Karian yang habis pada 3 Februari 2020 bakal segera diperpanjang. “Hari ini (kemarin) juga saya perpanjang,” ujarnya.

Terkait kendala pembebasan lahan yang dihadapi satker, Wahidin memberikan rekomendasi kepada tim pembebasan lahan terkait administrasi dan pendekatan kepada masyarakat. Termasuk koordinasi dengan kementerian dan lembaga vertikal terkait. “Harus koordinasi, semua masalah ada solusinya,” katanya.

Sekda Banten Al Muktabar menambahkan, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan 12 PSN di Banten. “Pembebasan lahan masih jadi kendala, misalnya pembangunan Tol Serang-Panimbang. Ini kita carikan solusinya bareng-bareng,” katanya. (den/air/ags)