PSBB Kota Serang, 22 Positif, 1 Meninggal Dunia 

0
1.038 views
(SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

SERANG – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 10 hingga 16 September 2020 bertambah 22 pasien. Satu diantaranya meninggal dunia. 

Data yang dihimpun Radar Banten sejak 9 September 2020 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 107 pasien. 47 pasien dalam perawatan, 56 pasien sembuh dan 4 pasien meninggal dunia. 

Jumlah tersebut mengalami kenaikan se banyak 22 pasien positif, saat 16 September 2020. Dimana total kasus terkonfirmasi positif menjadi 129. Dimana, sebanyak 45 pasien dalam perawatan, 79 pasien sembuh dan 5 pasien meninggal dunia. 

Selama PSBB juga terdapat pasien positif meninggal dunia. Atas nama Bambang Prayogo (65), warga Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya. Ia berstatus pensiunan ASN Pemkot Cilegon. Bambang meninggal dunia di ruang ICU RSU Banten sekira pukul 09.30 WIB tanggal 16 September 2020. 

Almarhum dikebumikan di pemakamam umum pemda lingkungan Sumur Putat sekira pukul 15.30 WIB, Proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur Covid-19. Pasien memiliki riwayat penyakit diabetes dan hypertensi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Serang, W Hari Pamungkas membenarkan ditemukan trend meningkat selama PSBB. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya test swab. 

“Iya ada trend peningkatan selama PSBB. Test swab-nya bertambah lebih banyak,” ujarnya kepada Radar Banten, Kamis (17/9).

Hari mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan, jika test swab lebih banyak lagi dilakukan maka kasus positif akan bertambah. “Test swab ini sebenarnya penting. Lebih banyak test swab lebih baik. Kita bisa melakukan langkah-langkah antisipasi,” katanya.

Disinggung terkait adanya satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Hari mengatakan, yang bersangkutan meninggal dunia sebelum pelaksanaan PSBB. “Beliau meninggal sebelumnya mendapatkan perawatan. Jadi sebelum penetapan Kota Serang PSBB ” terangnya. 

Hari berharap, selama pandemi Covid-19 warga terus meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. “Penggunaan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” katanya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengaku, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 terus berupaya menekan angka penyebaran wabah Covid-19. “Sejauh ini kita terus berupaya. Selain melakukan tracking tiap temuan kasus positif. Juga, meningkatkan Sosialisasi penerapan protokol kesehatan,” katanya. (Fauzan Dardiri)