PT Indonesia Nippon Seiki Gelar Lomba Festival Anak Sholeh Indonesia

SERANG – PT Indonesia Nippon Seiki (INS), Kibin, Kabupaten Serang menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) di penghujung 2019 dengan cara yang tidak biasa. Dana CSR digunakan untuk mendukung kualitas pendidikan dasar di sekitar perusahaan yang berlangsung di ruang serba guna PT INS, Kawasan Industri Modern Cikande, Sabtu (14/12).

Deputy Manager HRD PT Indonesia Nippon Seiki (INS) Dudy Iskandar mengatakan, dana CSR PT INS kali ini digunakan untuk menggelar kegiatan festival anak saleh Islami, yakni kegiatan perlombaan Islami seperti lomba tahfiz Alquran, azan, cerdas cermat Islami, lomba murotal, kaligrafi, dan lomba pidato atau dai cilik. PT INS mengundang lima sekolah dasar yang ada di sekitar perusahaan PT INS untuk mengikuti festival anak saleh Islami 2019.

“Kali ini, kita undang lima sekolah dasar, kegiatan seperti ini sebetulnya pernah kita lakukan pada tahun lalu (2018). Waktu itu hanya empat sekolah dasar saja yang kami undang, sekarang lima sekolah. Ini bentuk CSR karena ingin perusahaan turut membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Banten, khususnya di Kabupaten Serang,” ujar Dudy.

Ia menjelaskan, PT Indonesia Nippon Seiki merupakan perusahaan yang memproduksi suku cadang sepeda motor dan mobil yakni spidometer. Dalam setahun, perusahaan yang berada kawasan Industri Estate Modern Cikande, Kabupaten Serang ini rutin mengeluarkan dana CSR untuk kepentingan sosial di sekitar perusahaan.

“Kita dalam setahun selalu mengeluarkan CSR lebih dari Rp200 juta. Itu diberikan secara bertahap, bisa dalam bentuk untuk pembangunan insfrastruktur di desa sekitar pabrik, atau bantuan sosial lainnya. Kali ini, kita ingin membantu dalam meningkatkan kualitas pedidikan dasar di sekolah yang dekat dengan pabrik,” katanya.

Ketua Panitia Fetival Anak Saleh Islami Iwan Permana menambahkan, lima SD yang diundang untuk berpastisipasi dalam kegiatan lomba ini antara lain SDN Nambo Ilir, SDN Panembomg, SDN Bangunjaya, SDN Kalong, dan SDN Gambar.

“Tahun sebelumnya kan kita cuma undang empat SD saja, sekarang alhamdulillah bisa lima, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk menstimulus tumbuh berkembangnya pengetahuan anak,” katanya. (skn/aas/ags)