PT KDL Tanggung Iuran JKN-KIS Masyarakat Tidak Mampu

0
2.151 views
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial (kiri) bersama Dirut PT KDL Gersang Tarigan menandatangani MoU tentang iuran program JKN-KIS, Jumat (28/2).

CILEGON – PT Krakatau Daya Listrik (KDL) menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Serang. Melalui kerja sama itu, salah satu anak perusahaan PT Krakatau Steel (KS) tersebut menanggung iuran 70 orang peserta melalui Program Donasi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Penandatanganan kerja sama berlangsung di kantor PT KDL di Kawasan Industri PT KS, Jumat (28/2), berbarengan dengan agenda peringatan hari jadi perusahaan yang bergerak di bidang energi tersebut.

Penandatangan dilakukan langsung Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial dan Direktur Utama (Dirut) PT KDL Gersang Tarigan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial menjelaskan, melalui kerja sama itu PT KDL mendaftarkan 70 orang sebagai peserta JKN-KIS, kemudian meng-cover biaya iurannya selama satu tahun. “Sasarannya yang mana nanti ditentukan oleh KDL,” ujar Dasrial usai penandatanganan kerja sama.

Menurutnya, PT KDL adalah perusahaan PT KS Group yang kedua yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Serang. Sebelumnya adalah PT Krakatau Medika yang telah berjalan selama dua tahun.

Dasrial berharap langkah serupa dilakukan oleh seluruh anak perusahaan PT KS yang lain dan industri di Kota Cilegon pada umumnya, agar masyarakat yang kurang mampu secara finansial dan tidak mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah bisa terdaftar dalam program JKN-KIS.

Keterlibatan perusahaan sangat penting guna mendorong seluruh masyarakat terlayani program JKN-KIS. Menurutnya hal itu pun merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Sementara itu, Dirut PT KDL Gersang Tarigan menjelaskan, kerja sama antara KDL dengan BPJS Kesehatan Cabang Serang merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat.

Menurutnya, kerja sama yang telah dibangun ini merupakan tahap pertama. Ia berencana akan melanjutkan kerja sama itu ke tahap selanjutnya, sehingga peserta yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS semakin banyak.

“Sebagai bagian program CSR, kami menyadari bahwa masih banyak di lingkungan sekitar kita yang kurang beruntung untuk bisa dapat fasilitas BPJS,” ujarnya.

Untuk tahap awal 70 orang dan diprioritaskan untuk tenaga kerja outsourcing yang tidak lagi bekerja. Ke depan kami berupaya untuk masyarakat yang berada di sekitar perusahaan. (Adv/Bayu)