PT Nutrindo Bogarasa Didemo, Ini Tuntutan Pekerja

CILEGON – PT Nutrindo Bogarasa (Mayora Group) yang berlokasi di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon didemo oleh pekerjanya, Senin (8/1). Pintu gerbang keluar masuk di perusahaan itu ditutup paksa oleh barisan para pengunjuk rasa.

Dalam aksinya, PUK Nutrindo Bogarasa menyebut aksi yang dilakukan untuk menuntut pihak perusahaan, untuk segera melakukan pengangkatan kepada seluruh anggota menjadi karyawan tetap.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi, Pertambangan dan Umum (F-SPKEP) Kota Cilegon, Rudi Syahrudin mengatakan telah terjadi sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut. Pelanggaran itu dalam UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Karyawan paling lama yang sejak berdirinya perusahaan ini sejak dua tahunan lalu, belum juga menjadi karyawan tetap. Seluruh karyawan tidak dicatatkan di dinas ketenagakerjaan setempat,” ujarnya.

Rudi mengungkapkan, selain itu ada sekira beberapa orang yang dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan telah habis masa kontraknya. Bahkan jika pekerja tidak masuk kerja pada saat waktu cuti bersama dikenakan pemotongan gajinya.

“Ini akan kita tuntut. Agar semua yang telah diatur oleh undang-undang dijalankan oleh pihak perusahaan. Intinya kita mogok kerja menuntut yang normatif. Harapan kita, pihak perusahaan ada itikad baik dimana pekerjanya meminta haknya. Ada 12 orang yang di-PHK yang kemudian pihak perusahaan merekrut pekerja baru lagi,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)