Kantor PT PCM

CILEGON – Direktur PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) Syamsul Rizal berkeinginan agar Pemkot Cilegon dapat bekerja sama dengan pihak ketiga dalam rencana pembangunan Pelabuhan Warnasari. Hal itu dikatakan Syamsul menyusul adanya rencana penyertaan modal Rp98 miliar pada tahun anggaran 2016 ini kepada PT PCM. “Kalau dengan APBD, anggaran PCM tidak akan mampu. Prinsipnya saya ingin pembangunan pelabuhan itu dengan pihak ketiga, tapi tentu kita harus tingkatkan dulu nilai tanah (lahan Warnasari),” ujarnya, Rabu (20/1/2016).

Diketahui dana Rp98 miliar itu berasal dari PT Krakatau Steel, sebagai dana pengganti berikut tukar guling antara lahan Warnasari dengan Kubangsari beberapa tahun lalu. Dana itu akan digunakan Pemkot, selaku pemilik saham PCM untuk membangun sejumlah infrastruktur di kawasan lahan Warnasari yang memiliki luas sekira 45 hektare tersebut. Ia beralasan, dengan adanya peningkatan nilai aset dan dampak pembangunan infrastruktur itu, akan menjadi posisi tawar yang tinggi bagi Pemkot untuk membangun kerjasama dengan pihak ketiga.

“Jadi nilai tanah (Warnasari) itu kan sudah diappraisal, dan dihargai dengan nilai Rp600 ribu per meter. Nah, kalau nanti sudah dimatangkan dan dibangun infrastruktur, nilai lahan itu akan meningkat menjadi Rp1,6 juta per meter dikalikan 45 hektare jadi sekitar Rp600 miliar. Itu yang akan menjadi modal kerjasama saham kita dengan pihak ketiga,” paparnya.

Namun, rencana itu baru sebatas keinginan PCM. Pasalnya, keputusan pola kerjasama dalam pemanfaatan lahan untuk pelabuhan itu perlu dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Saya sudah sampaikan keinginan itu ke Walikota (Tb Iman Ariyadi). Tapi kita harus menunggu pelantikan beliau dulu,” tandasnya. (Devi Krisna)