Pulang dari Wamena, Tujuh Orang Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta


TANGERANG – Penerbangan pertama pemulangan warga Banten yang terdampak kerusuhan di Wamena dan sekitarnya sudah sampai di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (7/10).

Sebanyak tujuh orang yang diterbangkan pagi hari menggunakan maskapai Garuda tiba di Soekarno Hatta, pukul 11.55 WIB. “Alhamdulillah sudah sampai Bandara Soerkarno Hatta dan ini tinggal ke Banten,” kata Taufirohman, warga Ciruas, Kabupaten Serang, yang ikut pemulangan gelombang pertama saat tiba di Bandara Soekarno Hatta.

Ia belum bisa bercerita banyak tentang peristiwa kerusuhan yang terjadi. Ia hanya bersyukur bisa kembali lagi di Banten.

Ia mengucapkan terima kasihnya kepada Pemrov Banten yang telah memfasilitasi kepulangan warga Banten yang merantau ke Papua. “Terutama buat Pak Gubernur Wahidin dan Wakilnya Pak Andika. Juga relawan yang sudah jemput dan perhatikan kami di sana,” cetusnya.

Kepala Dinas Sosial Nurhana yang turut mendampingi kepulangan gelombang pertama mengatakan, setelah tujuh orang tersebut, siang ini masih ada 21 orang yang diterbangkan dari Sentani. “Alhamdulillah penjemputan ini berjalan lancar sehingga ini yang pertama sudah sampai dan tinggal yang siang dan besok,” katanya.

Setelah dari Bandara Soekarno Hatta, warga yang sudah tiba akan dibawa ke UPTD Perlindungan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten. “Kita akan berikan layanan dukungan psikososial untuk pemulihan trauma sebelum kembali ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Sebanyak 34 warga Banten terdampak kerusuhan Wamena dan sekitarnya mulai dipulangkan ke Banten hari ini.

Mereka dipulangkan menggunakan pesawat terbang dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Bandara Soekarno Hatta.

Pemulangan dilakukan dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan hari Minggu (6/10) dengan jadwal penerbangan pukul 07.42 WIT sebanyak 7 orang. Lalu penerbangan pada pukul 11.30 WIB. Sedangkan pemulangan gelombang kedua sebanyak 4 orang akan diterbangkan Senin (7/10) pada pukul 07.42 WIT. (Ken Supriyono)