Marcella Zalianty. Foto: dok.JPNN.com

KISRUH menimpa kalangan selebritis. Kepemimpinan Gatot Brajamusti dalam organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dipertanyakan.

Sejumlah artis yunior dan senior menilai PARFI di bawah kepemimpinan Aa Gatot, sapan akrab Gatot Brajamusti, tak berjalan maksimal.

Mereka pun menolak adanya kongres PARFI ke 15 yang di gelar di luar Jakarta. Antara lain Ray Sahetapy, Mark Sungkar, Robby Sugara, Erna Santoso, Mieke Wijaya, Rima Melati, Tetty Liz, Rinna Hassim, Debbie Cynthia Dewi, Ade Irawan, Ida Leman, Dorman Borisman, Lela Anggraeni, Marcella Zalianty, Debbie Cynthia Dewi, Ardina Rasty dan Adam Jordan

Mereka pun sepakat untuk menggelar kongres tandingan di Jakarta. ”Kita harus bongkar semua kebusukan, agar kita menemukan yang terbaik disitu. Kita harus buka. Jika tak suka dengan ketua PARFI yang akan datang, kita bisa bikin organisasi baru,” ujar Ray Sahetapy saat ditemui di Restoran Nelayan, Senayan, Jakarta, belum lama ini, sebagaimana dilansir JPNN.

Para selebriti ini sepakat untuk menyelamatkan Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dengan mengembalikan organisasi para artis dan insan film ini ke marwahnya, yaitu PARFI 1956 melalui kongres baru.

”Saya berharap PARFI bisa kembali ke marwah yang sebenarnya,” ujar Marcella Zalianty saat ditemui di Restoran Nelayan, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Artis yang juga produser ini mengemukakan, sejatinya organisasi yang dibentuk pada wal bulan Maret 1956 mampu menampung aspirasi para sineas tanah air. Tak hanya angotanya namun para pekerja seni lainya.

Sebagaiman diketahui kongres Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) yang ke-15 akan segera di gelar di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 26-28 Agustus mendatang di Hotel Golden Tulip. Kongres mengusung tema Satu Hati, Satu Rasa untuk Film Indonesia. (ash/sam/jpnn)