Puluhan Bangunan Liar di Pasar Lama Anyar Dibongkar

Sejumlah petugas Dinas Satpol PP Kabupaten Serang membongkar bangunan liar yang berdiri di atas trotoar kawasan Pasar Lama Anyar, Kecamatan Anyar, Selasa (18/12).

ANYAR – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang bergerak cepat untuk menertibkan bangunan liar dan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang trotoar kawasan Pasar Lama Anyar, Desa Anyar, Kecamatan Anyar, Selasa (18/12). Soalnya, dianggap sudah mengganggu kepentingan umum di wilayah tersebut.

Penertiban dipimpin langsung Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hulaeli Asyikin dibantu unsur pimpinan Kecamatan Anyar termasuk anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), serta Forum Komunikasi RT/RW (FKRR) Desa Anyar. Satu per satu bangunan berupa warung usaha dibongkar dan diangkut ke dalam truk dalmas.

Hulaeli mengatakan, pihaknya membongkar bangunan liar yang berdiri di trotoar karena sudah mengambil hak pejalan kaki. Selain itu, banyak PKL yang nekat berjualan melewati batas yang ditentukan. “Toko-toko pada maju ke atas trotoar makanya kita tertibkan. Trotoar kan hak pejalan kaki,” ujarnya saat penertiban.

Diungkapkan Hulaeli, PKL dan bangunan liar di kawasan trotoar Pasar Lama Anyar sebelumnya sempat ditertibkan. “Karena membandel, ya kita tertibkan lagi. Intinya trotoar itu untuk fasilitas umum, bukan untuk jualan,” tegas pria berkumis tebal itu.

Hulaeli pun mengusulkan, trotoar di Pasar Lama Anyar bagian timur bisa dibangun taman mini. Hal itu agar para PKL tidak kembali berjualan dan menampilkan kesan keindahan di kawasan wisata. “Saya sudah usulkan dan Ibu Bupati juga merespons baik,” klaimnya.

Selain penertiban bangunan liar dan PKL, Dinas Satpol PP juga menyoroti tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berdiri di atas trotoar. Dinas Satpol PP sudah memberikan surat pemberitahuan kepada PLN untuk segera memindahkan tiang listrik yang menghalangi fungsi trotoar.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantimbum) Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hanafi menambahkan, sekira 20 bangunan liar yang berdiri di atas trotoar kawasan Pasar Lama Anyar dibongkar. Penertiban juga mengacu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Ia berjanji, pasca penertiban akan memonitor ke lokasi yang ditertibkan bersama unsur pimpinan kecamatan setempat. “Kegiatan monitoring harus lebih ditingkatkan lagi,” pintanya. (Rozak/RBG)