Puluhan Guru Diminta Tingkatkan Kompetensi

0
516 views

CILEGON – Puluhan guru yang mengajar di sekolah-sekolah di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, diminta meningkatkan kompetensinya dalam menjalankan tugasnya sebagai guru. Ini lantaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pulo Panjang.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Serang Sahrudin mengatakan, seorang guru harus mempunyai kompetensi yang kapabel dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang guru. “Berkualitas atau tidaknya seorang peserta didik, itu tergantung kompetensi gurunya,” katanya ketika ditemui Hotel Horison, Senin (26/12)

Sahrudin menjelaskan, jika seorang guru kompetensinya bagus, maka output nya juga akan bagus. Tetapi, jika kompetensi gurunya masih jauh dari standar yang telah ditentukan, maka outputnya juga akan kurang bagus. “Pelatihan ini adalah salah satu upaya agar kompetensi guru bisa sesuai dengan standar K13 (Kurikulum 2013). Dan ini masih beradaptasi. Karena sekarang juga sedang ada revisi K13,” jelas Sahrudin.

Sahrudin berharap, 2017 mendatang, seluruh madrasah di Kabupaten Serang sudah bisa menerapkan kuriklum 2013. “Dengan melaksanakan K13, harapannya, bisa meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Serang,” harapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten A Bazari Syam mengapresiasi kegiatan corporate social responsibility (CSR) perusahaan minyak lepas pantai China National Offshore Oil Corporation (CNOOC SES Ltd). “CNOOC SES Ltd ini sangat peduli dengan dunia pendidikan di Pulo Panjang,” terangnya.

Head of Community Relations CNOOC SES Ltd Masyuti Yasin mengatakan, kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru tersebut merupakan salah satu program CSR yang rutin diberikan perusahaan. “Yang sudah rutin dilakukan biasanya pemberian beasiswa berprestasi dari tingkat SD/Madrasah Ibtidaiyah, SLTP/Madrasah Tsanawiyah, SLTA/ Madrasah Aliayah, serta tingkat perguruan tinggi dengan IPK minimal 3,00. Salah satu siswa yang menerima beasiswa adalah siswa MA Ibnu Abbas,” katanya.

Kata dia, bantuan beasiswa tersebut dikhususkan untuk warga setempat maupun guru-guru yang berbakti dan mengajar di sekolah-sekolah di Desa Pulo Panjang. “Sedangkan program lainnya yang telah kami lakukan di Pulo Panjang yaitu pengobatan gratis dan pemeriksaan lab cepat untuk mengetahui kolesterol dan kadar gula darah masyarakat pesisir terutama yang berusia 45 tahun ke atas. Kemudian renovasi sekolah dan masjid, bantuan renovasi perpustakaan, dan ke depan direncanakan renovasi fasilitas pendidikan dan masjid,” ujarnya.

pelatihan_guru_27des16Dikatakannya, kegiatan tanggung jawab sosial tersebut sudah menjadi komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah setempat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Baik itu di Kabupaten Kepulauan Seribu dengan 6 kelurahan, Kabupaten Lampung Timur dengan 11 desa binaan, sejumlah desa binaan di Kabupaten Bangka Belitung, serta Desa Pulo Panjang Kabupaten Serang. “Melalui pelatihan ini saya berharap, kegiatan ini dapat berjalan lancar dan aman. Sedangkan hasil pelatihan diharapkan dapat segera diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar dalam kehidupan sehari-hari.” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pena Ibnu Abbas selaku pelaksana kegiatan Em Sulaimah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama banyak pihak. Diantaranya, selain dengan CNOOC SES Ltd, juga dengan Kantor Kemenag Kabupaten Serang, Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Kecamatan Pulo Ampel, dan Yayasan Pena Ibnu Abbas yang menjadi pelaksana kegiatan. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru se-Pulo Panjang. Sedangkan yang mengikuti kegiatan ini ada 30 orang yang berasal dari sekolah formal maupun nonformal dan dilaksanakan dua hari yaitu 26 dan 27 Desember 2016 ,” katanya. (Umam/Farid)