Puluhan Karyawan Penetasan Telur Dipecat Sepihak

LEBAK – Puluhan karyawan mendatangi PT Padma Karya Prima yang berada di Desa Parung Sari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Senin (7/8). Kedatangan puluhan karyawan ke perusahaan penetasan telur ini yaitu untuk menanyakan kejelasan pemutusan kerja secara sepihak dan tidak ada pemberitahuan dari awal sebab akibat karyawan itu diberhentikan.

“Sekitar 20 orang karyawan yang telah dirumahkan oleh perusahaan tersebut pada Juli (31/7) kemarin. Kini mereka terancam tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya,” ucap Abdul Rahman, salah satu perwakilan karyawan yang diberhentikan saat ditemui awak media, Senin (7/8).

Abdul merasa sangat miris mendengar para pekerja yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan itu, mereka mengaku dipanggil tanpa pemberitahuan dan diberikan pesangon sebesar Rp 600 ribu.

“Ironisnya, setelah diberhentikan mereka ditawari kerja lagi, namun bukan sistem kontrak, melainkan sebagai tenaga harian lepas. Tentunya saya dan rekan karyawan lainnya merasa tersinggung mendengar pernyataan tersebut,” tutur Abdul.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maman Suparman mengatakan, belum mengetahui kejadian pemecatan karyawan tersebut. “Kita akan mencari tahu tentang penyebab pemecatan terlebih dahulu, saat ini saya belum bisa berkomentar,” ucap Maman saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Senin (7/8). (Omat/twokhe@gmail.com)