Puluhan Ribu Mangrove Ditanam

0
1738
Puluhan anggota Tagana Kabupaten Pandeglang menanam ribuan bibit mangrove di wilayah perairan Labuan, Minggu (10/1).

PANDEGLANG – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang melakukan penanaman sebanyak 50 ribu pohon mangrove di sepanjang pantai Pandeglang.

Tujuan kegiatan itu, selain untuk penghijauan, juga sebagai upaya mencegah abrasi atau pengikisan pantai akibat ombak laut.

Ketua Koordinator Tagana Kabupaten Pandeglang Ade Mulyana mengatakan, penanaman bibit mangrove tersebut sebagai rangkaian hari jadi Tagana ke 17 dan mencegah terjadinya abrasi di sepanjang pantai di Pandeglang. “Insya Allah sepanjang pantai Carita, Caringin, Cigondang mungkin sampai Sumur akan kita tanami mangrove,” katanya, kemarin.

Ade mengatakan, banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan menanami sempadan pantai tersebut dengan pohon mangrove. Di antaranya, menjaga kondisi pantai agar tidak mudah terkikis oleh air laut dan menjaga dampak akibat banjir rob. “Kalau ada pohonnya, pantai enggak akan mudah terkikis. Tetapi yang paling penting, penanaman pohon itu bisa memecah ombak kalau naik,” katanya.

Menurut Ade, Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu daerah di Banten yang rawan terjadi bencana, terutama banjir dan tsunami. Oleh karena itu, dia berharap penanaman pohon mangrove tersebut bisa memberikan dampak positif bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir pantai. “Tujuan utama kita adalah memitigasi bencana. Nah, penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya kita untuk mencegah kerusakan lebih besar akibat bencana,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Pandeglang Agus Khotibul Umam menyarankan agar pihak terkait menjaga dan memelihara tanaman mangrove.

Soalnya, kata dia, apabila tidak dilakukan pemeliharaan, program yang dijalankan tidak akan baik. “Penanaman itu bagus dan memang harus dilakukan. Tetapi yang paling penting adalah menjaga dan merawat agar apa yang kita tanam bisa mendatangkan manfaat,” katanya. (dib/zis)