MERAK – Ribuan pemudik berbondong-bondong memasuki Pelabuhan Merak pada Rabu dini hari. Akibatnya, kemacetan panjang tidak bisa terhindar baik di jalan Tol Tangerang-Merak, maupun jalan nasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di jalan tol, kemacetan terjadi hingga 4 kilometer (KM) dari pintu tol Merak hingga pintu tol Cilegon Barat. Sedangkan di jalan nasional, kemacetan terjadi dari akses lampu merah Damkar, Kecamatam Gerogol hingga lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol.

Presdir PT Astra Infra Toll Road Kris Ade Sudiyono menjelaskan, para pemudik menuju Pelabuhan Merak melalui tol mulai terpantau padat pada pukul 23.00 WIB. Kendaraan didominasi oleh kendaran pribadi. “Untuk urai kemacetan, kendaraan dilihkan ke Cilegon Barat ke jalur arteri,” ujarnya di pintu tol Merak, Selasa (12/6).

Menurutnya, PT Astra Infra Toll Road selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak telah berkoordinasi dengan kepolisian. Hal itu dilakukan karena jalur arteri digunakan untuk pemudik menggunakan sepeda motor.

Ade memperkirakan jumlah kendaraan akan terus bertambah hingga Rabu (13/6) dini hari nanti. Untuk mengurai penumpukan, pihaknya telah menerjunkan petugas di loket pembayaran agar proses bisa berjalan cepat.

Kepala BPTD Wilayah Kerja VIII Banten Johny Siagian menjelaskan, pihaknya memprediksi lonjakan pemudik akan terjadi pada Selasa (12/6) malam hari hingga Rabu (13/6) dini hari. Karena itu pihaknya telah menyiapkan 25 kapal besar di atas 8 ribu GT.

Menurutnya, kapal itu mampu menampung 2 ribu sepeda motor dan sekitar 400 mobil. Dengan bobot seperti itu, jumlah kendaraan yang terserap kapal jauh lebih banyak dan meminimalisir penumpuman di kantung parkir yang ada di pelabuhan.

“Pada mudik tahun ini, pemudik menggunakan mobil pribadi lebih mendominasi dibandingkan menggunakan sepeda motor,” ungkap Johny Siagian.

Pantauan Radar Banten, penumpukan kendaraan tidak hanya terjadi di dalam tol, namun juga sepanjang jalur Cikuasa atas. Sedangkan di jalur Cikuasa Bawah yang digunakan untuk pengguna sepeda motor nampak padat merayap.

Di dalam pelabuhan, penumpukan terjadi di setiap kantong parkir. Salah satu Dermaga VI. Ribuan sepeda motor memadati area tersebut. Lima jalur yang disiapkan pengelola pelabuhan dipenuhi oleh pemudik. (bayu)