Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw Bawa 10 Koper ke Kontes Kecantikan

0
527 views
Puteri Indonesia 2016 Kezia Waraouw bersiap terbang ke Manila saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/1) pagi.

SAYA sudah sangat siap. Begitu kata Kezia Warouw berulang-ulang saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/1). Mengenakan dres merah, Puteri Indonesia 2016 itu bersiap terbang ke Manila, Filipina. Gadis 25 tahun tersebut akan membawa bendera Merah Putih ke kontes kecantikan Ratu Sejagat Miss Universe 2016.

Wajar Kezia berujar siap. Hampir setiap hari selama setahun dia mempersiapkan diri menghadapi kontes bergengsi itu. Mulai pembentukan fisik, latihan catwalk, sampai belajar lagi untuk meningkatkan wawasan terhadap isu-isu terkini di dunia. ’’Begitu tiba langsung registrasi yang dibuka sampai besok (hari ini-red). Setelah itu langsung karantina,’’ ceritanya.

Malam puncak dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/1) di Mall of Asia, Pasay, Metro Manila. Kezia berharap semua usaha yang telah dilakukan tidak sia-sia. Bersaing dengan 85 kontestan pilihan dari berbagai negara, pemilik tinggi 183 cm itu berjanji melakukan yang terbaik. ’’Pastinya yakin seyakin-yakinnya sama diri sendiri. Semoga di sana saya sehat selalu sehingga dapat memberikan yang terbaik,’’ katanya.

Gadis kelahiran Jakarta yang dalam pemilihan Puteri Indonesia mewakili Sulawesi Utara itu tidak hanya akan menonjolkan postur tubuhnya. Dia juga bertekad menerapkan 3B (brain, beauty, dan behavior) dalam aktivitas sehari-hari saat karantina. ’’Kan itu poin utama yang dinilai saat karantina,’’ ujarnya. ’’Tak kalah penting adalah mengenalkan Indonesia dan kebudayaannya. Mulai adat istiadatnya, pariwisatanya, juga masyarakatnya. Karena saat Kezia datang, itu sekaligus mempresentasikan bagaimana Indonesia,’’ imbuh sulung dari empat saudara itu.

Kezia membawa sepuluh koper dan satu tongkat sebagai properti untuk national costume. Empat koper khusus berisi national costume dan gaun malam. Sementara itu, pakaian sehari-hari dan pernak-pernik dipisahkan ke enam koper berbeda. Tidak lupa, Kezia juga membawa buah tangan untuk kontestan lain. ’’Suvenir bawa handmade seperti tas, kalung, gelang, lalu kain dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan juga batik dari Jawa,’’ ujarnya.

Kezia berangkat dengan diantar orangtua dan adik laki-laki bungsunya sampai di bandara. Keluarga berharap Kezia terus semangat mengikuti seluruh acara. (jpg/alt/ags)