Puting Beliung Terjang Kota Tangsel, Stasiun Serpong Porak Poranda

TANGERANG – Hujan lebat disertai angin kencang membuat porak poranda sejumlah lokasi di Kota Tangsel, Minggu (22/12). Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.  

Dari informasi yang berhasil dihimpun, panggung tempat berlangsungnya istighosah “Tangerang Selatan Bersalawat” yang berdiri di Jalan Parakan roboh. Kejadian berlangsung sekira pukul 15.45 WIB. Sementara, kegiatan istighosah akan berlangsung, malam harinya yakni pukul 19.30 WIB.

Usai hujan reda, sekira pukul 16.30 WIB, panitia memutuskan lokasi istighosah dipindahkan ke Masjid Raudhatul Hikmah yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi. Tangsel bershalawat menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf itu akan dihadiri ribuan masyarakat. 

Sementara, Kepala Kementerian Agama Tangsel Abdul Rojak menyatakan panggung roboh murni karena faktor alam. “Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa. Hanya panggung saja yang rusak berat,” katanya saat dijumpai di lokasi.

Selain panggung istighosah di Pamulang, Stasiun Serpong juga tak luput diterjang angin kencang. Satu pohon beringin dekat stasiun tumbang. Tercabut hingga akarnya. Sementara sejumlah bangunan stasiun, meliputi seng, dan atap baja ringan banyak yang beterbangan disapu angin.

Wakil Kepala Stasiun Serpong Badrus menyatakan petugas melakukan evakuasi terhadap pohon yang ambruk dan atap yang rusak. Pihaknya juga memasang pembatas garis di area terdampak khususnya pintu masuk bagian barat.

“Operasional keberangkatan penumpang di stasiun tetap berjalan normal. Paling kendaraan yang terparkir di pintu masuk bagian barat terhenti karena tertutup batang pohon beringin yang ambruk. Sekarang kita tengah melakukan evakuasi supaya akses kembali berjalan normal,” singkatnya.

Angin juga mematahkan banyak dahan pohon yang berdiri di sekitar kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel kawasan perkantoran Lapangan Cilenggang. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup sibuk mengevakuasi dahan pohon yang jatuh menghalangi jalan.

Terpisah, Kasi Tanggap Darurat BPBD Tangsel Ade Wahyudi menyatakan ada empat lokasi yang terdampak pohon tumbang akibat hujan disertai angin puting beliung. Pertama, Kavling Serpong RT 02 RW 04 Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong. Kedua, Kampung Kademangan Curug RT 03 RW 03, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu. Ketiga, Dekat Rumah Makan Bukit Pelayangan Cilenggang. Terakhir, sekitar lapangan Cilenggang. “Tim lagi evakuasi ke titik yang terdampak,” singkatnya. (you/asp)