Radar Banten Serahkan Bantuan APD

Dewan Redaksi Radar Banten Ahmad Lutfi (kanan) menyerahkan alat pelindung diri (APD) tenaga medis bantuan pembaca Radar Banten kepada Kepala Puskesmas Serang Kota drg Yayat Cahyati di halaman puskesmas, Selasa (21/4).

SERANG – Radar Banten menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada 16 Puskesmas di Kota Serang dan Kabupaten Serang. Bantuan itu merupakan hasil donasi yang terkumpul dari para pembaca setia Radar Banten.

Total APD yang diserahkan yakni 251 unit untuk 16 Puskesmas. Setiap puskesmas mendapat 15 sampai 17 unit APD.

Dewan Redaksi Radar Banten Ahmad Lutfi berharap APD itu dapat bermanfaat dan membantu para tenaga medis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “APD ini merupakan donasi dari para pembaca Radar Banten,” ujar Lutfi usai memberikan bantuan APD keenam puskesmas yang ada di Kota Serang, Selasa (21/4).

Baju APD hasil donasi pembaca Radar Banten di Kota Serang diterima oleh Kepala UPT Puskesmas Kasemen dr Shoffa  sebanyak 16 APD, Kepala UPT Puskesmas Taktakan dr Yana Supiana sebanyak 17 APD, Kepala UPTD Puskesmas Serang Kota drg Yayat Cahyati sebanyak 17 APD, Kepala UPT Puskesmas Curug Oon Fatonah sebanyak 17 APD, Dokter UPT Puskesmas Banjar Agung dr Nurul Fitria A sebanyak 17 APD, dan Kepala UPT Puskesmas Kalodran Nyai Manah sebanyak 17 APD. Sedangkan Puskesmas di Kabupaten Serang masing-masing sebanyak 15 APD yang diterima Kepala UPT Puskesmas Cikeusal Dwi Joko, Promosi Kesehatan UPT Puskesmas Pamarayan Asrul Sani, Kepala UPT Puskesmas Petir Agus Kusumah, Kasubag TU UPT Puskesmas Tunjungteja Rasmadi, Kasubag TU UPT Puskesmas Kramatwatu Nana Ruhyana, dan Kepala UPT Puskesmas Mancak dr Sumeri. Berikutnya, Kepala UPT Puskesmas Tirtayasa Nunung Nuraeni, Kepala UPT  Puskesmas Ciomas Saepudin, Kepala UPT Puskesmas Padarincang Melly S, Kepala UPT Puskesmas Baros Diah.

Kepala UPT Puskesmas Serang Kota, drg Yayat Cahyati mengucapkan atas bantuan dan empati Radar Banten beserta para pembacanya untuk tenaga medis. “Apa pun bantuan APD sangat bermanfaat bagi kami. Karena saat ini yang paling penting bagi kami memang APD. Karena tanpa APD, ibaratnya seperti orang mau berperang, tapi tanpa senjata,” ujarnya.

Ia berharap, dengan bertambahnya APD, pelayanan kepada masyarakat juga semakin percaya diri karena para tenaga medis dilindungi baju APD. Selama ini, baju APD masih langka.

Saat memberikan bantuan APD ke UPT Puskesmas Banjar Agung, Camat Cipocokjaya Mamat Rahmat sedang melakukan kunjungan untuk menyemangati para pegawai puskemas. Ia mengaku, pihaknya memang kekurangan APD. “Apalagi yang berhubungan dengan Covid-19. Ada yang pakai jas hujan, ada yang pakai alat seadanya. Nah ini kondisi yang ada di tiga puskesmas yang ada di Cipocokjaya,” tuturnya.

Rahmat mengaku bersedih dan ketakutan dengan jumlah pasien yang terkontaminasi positif. Apalagi, RS rujukan Covid-19 yakni RSUD Banten berada di Kecamatan Cipocokjaya. “Masyarakat sempat ketakutan, tapi kami berikan arahan dan pemahaman,” ujarnya.

Sebelum menyerahkan bantuan baju APD, Radar Banten juga telah membagikan 7.645 butir vitamin C, B, dan E pada Jumat (17/4). Vitamin itu juga merupakan hasil donasi dari para pembaca setia Radar Banten.

Sementara itu, pembagian APD untuk 10 puskesmas di wilayah Kabupaten Serang dipusatkan di kantor UPTD Puskesmas DTP Ciomas dengan dihadiri perwakilan 10 puskesmas di Kabupaten Serang.

Dewan Redaksi Radar Banten Muhammad Widodo, ke-10 puskesmas yang mendapat bantuan APD yakni Puskesmas Ciomas, Cikeusal, Baros, Petir, Kramatwatu, Pamarayan, Padarincang, Mancak, Tunjung Teja, dan Tirtayasa.

“Untuk di Kabupaten Serang kita bagikan sebanyak 150 APD untuk 10 puskesmas. Sehingga masing-masing puskesmas mendapatkan 15 APD,” terangnya.

Sementara Kepala UPTD Puskesmas DTP Ciomas Saepudin mengaku, adanya bantuan APD tentunya sangat membantu sekali bagi para petugas medis di UPTD Puskesmas DTP Ciomas . Terutama bagi petugas yang memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Seperti petugas rawat inap, petugas persalinan, petugas laboratorium dan poli gigi. Sehingga adanya bantuan APD ini dapat mengurangi resiko bagi para petugas medis.

“Ketersediaan APD di kami sangat minim. Tentunya dengan adanya bantuan APD ini sangat membantu sekali,” kata Saepudin seraya mengatakan jumlah tenaga medis di UPTD Puskesmas DTP Ciomas ini ada 63 orang yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Senada dikatakan Kepala UPTD Puskemas Padarincang Melly Siltina. Dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan APD dari Radar Banten ini. Karena saat ini para petugas medis di Puskesmas Padarincang masih sangat kekurangan APD. Apalagi alokasi anggaran pembelian APD tidak ada.

“Setiap harinya petugas medis di Puskesmas Padarincang membutuhkan 25 APD untuk sekali pakai,” katanya. (nna-ang/air)