Rakerkab Virtual Jadi Percontohan

0
574

Pembinaan Olahraga Harus Jalan Terus

PEMBINAAN olahraga di Kabupaten Tangerang dan Banten diminta untuk terus berjalan ditengah Pandemi Covid-19. Kondisi penyebaran virus asal Kota Wuhan China itu tak boleh menjadi penghalang pelaksanaan pembinaan olahraga di Kabupaten Tangerang dan Banten.

Para pelatih dan atlet olahraga berprestasi harus tetap berlatih agar mampu bersaing pada kompetisi multi even mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten tahun 2022 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Sementara pembinaan olahraga yang dilakukan masyarakat umum juga harus terus dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Inilah yang ditekankan Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar pada Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Tangerang tahun 2021 yang dilakukan secara virtual, Rabu (7/4). Dalam sambutannya saat membuka Raker, Bupati menyatakan penyelenggaraan kegiatan olahraga harus tetap berjalan meski tidak mudah karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan olahraga, kata Zaki, wajib dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Imunitas tubuh manusia dapat meningkat secara drastis apabila berolahraga. Sehingga kita harus terus mensosialisasikan kegiatan olahraga demi mengurangi penyebaran Covid-19,” ungkap Zaki.

Zaki menjelaskan, Pemkab Tangerang berencana melaksanakan kegiatan multi event seperti Pekan Olahraga Kabupaten Tangerang di akhir tahun 2021 mendatang. Namun, Ketua Pengprov Perbasi Banten tersebut menyatakan, pelaksanaan Porkab V Tangerang harus tetap melihat perkembangan dan situasi terakhir penyebaran Covid-19.

“Namun kita tetap berusaha agar penyelenggaraan Porkab dapat dilaksanakan sesuai jadwal yakni pada akhir tahun 2021,” ungkap Zaki.
Sementara itu

Ketua Umum KONI Provinsi Banten Hj. Rumiah Kartoredjo menjelaskan para atlet yang mempersiapkan diri untuk menghadapi PON XX Papua tetap harus melaksanakan latihan sesuai program. Langkah itu harus ditempuh meskipun pandemi Covid-19 belum berlalu.

“Beberapa Pelatda masih latihan mandiri. Namun ada yang sudah berani melakukan latihan terbuka. Ini harus kita tempuh. Kalau tidak sulit bersaing dengan daerah lain. Yang penting ada protokol kesehatan,” beber Rumiah.

Mantan atlet softball Indonesia itu menambahkan Kabupaten Tangerang menyumbang 50 atlet dan 13 ofisial untuk Banten dalam menghadapi PON XX Papua yang dilaksanakan pada 2 hingga 15 Oktober mendatang.Mantan Kapolda Banten itu juga menyanjung pelaksanaan Rakerkab oleh KONI Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan secara virtual. Dia akan mencontoh kegiatan tersebut karena akan melakukan Rapat Kerja Provinsi dalam waktu dekat.Ketua KONI Kabupaten Tangerang H. M. Komarudin menjelaskan, rapat kerja merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan karena tercantum dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI. Oleh karena itu pihaknya berusaha melaksanakan Rakerkab ditengah Pandemi Covid-19 dengan melakukan secara virtual.

Dalam Rakerkab kali ini ada empat keputusan yang ditetapkan. Pertama, terkait program kerja tahun 2021, kedua adalah keputusan tentang dua anggota baru yakni Pengcab Kick Boxing Indonesia (KBI) dan Pengcab Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI).
Keputusan ketiga terkait penerimaan 4 cabang baru sebagai anggota sementara KONI Kabupaten Tangerang. Yakni Asosiasi Floorball Indonesia, E-sport Indonesia, Indonesia Bela Diri Mix Martial Art dan Persatuan Olahraga Selam Indonesia.

Dan yang terakhir adalah penetapan tuan rumah dan cabor yang dipertandingkan di Porkab V tahun 2021. Untuk tuan rumah Porkab ditetapkan tiga kecamatan sebagai tuan rumah bersama yakni Mauk, Pakuhaji dan Sukadiri.
“Sementara 12 cabor yang dipertandingkan adalah, atletik (PASI), Bola Voli (PBVSI), Bulutangkis (PBSI), Catur (Percasi), Karate (Forki), pencak silat (IPSI), Tenis meja (PTMIS), Taekwondo (TI), Sepakbola (PSSI), Bola Basket (Perbasi), Panahan (Perpani) dan Tarung Derajat (Kodrat),” bebernya.“KONI akan kembali melaksanakan program unggulan Puslatcab Tangerang Gemilang untuk menghadapi Porprov VI Banten tahun 2022 di Kota Tangerang. Untuk mendukung Puslatcab, KONI Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta Ciputra Hospital, Citra Raya. Kerja sama ini untuk menjami kesehatan atlet,” pungkas Komarudin.Ketua Panitia Rakerkab, Mujiyanto menambahkan, kegiatan itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Para pengurus KONI Kabupaten Tangerang yang hadir mengikuti raker harus menjalani swab test antigen. Selain itu juga wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kerumunan juga berhasil dihindari karena sebagian besar peserta rapat anggota mengikuti rapat virtual dari lokasi masing-masing. “Alhamdulillah semua peserta Rakerkab menjalani swab test antigen dan semua negatif. Kami juga menerapkan prokes yang ketat,” tukasnya. (rbnn)