Ramalan Potensi Perekonomian Jika Raja Salman Berinvestasi di KEK Tanjung Lesung

0
472 views

SERANG – Rencana Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung ternyata disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Budiharto Setyawan mengatakan, jika rencana tersebut dapat terealisasi, tentu akan mendorong perekonomian di Provinsi Banten khususnya dalam sektor modal padat karya.

“Adanya investor merupakan cara pendongkrak perekonomian di suatu daerah, khususnya di wilayah Banten Selatan yang saat ini mulai banyak diminati oleh para investor asing termasuk Raja Salman. Tentunya kita akan menyambut baik, karena dengan adanya investor, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan berpengaruh,” katanya saat menggelar Konferensi Pers Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Provinsi Banten, Selasa (7/3).

Rencananya dalam waktu dekat, Bank Indonesia Provinsi Banten juga akan mulai membuka money changer yang diperuntukkan bagi wisatawan asing yang berlibur di wilayah Banten Selatan khususnya KEK Tanjung Lesung.

“Hari ini setelah KEKR, kita akan adakan rapat terkait pembukaan money changer disana, karena sudah keharusan wisatawan yang datang ke Indonesia harus menggunakan uang rupiah,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dukungan fasilitas yang disediakan di objek wisata tersebut, merupakan salah satu daya tarik para investor untuk menanamkan investasinya di kawasan tersebut.

“Setiap setahun sekali itu kita adakan pelatihan masyarakat, pelatihan yang kita berikan yaitu terkait membatik dan dalam bidang perdagangan yang diupayakan dapat menjadi sumber pekerjaan bagi masyarakat disana. Saat ini saja yang terkenal disana ada batik Cikadu,” tuturnya.

Kendati demikian, ia berharap para stakeholder dapat berkontribusi di wilayah Lebak dan Pandeglang yang diharapkan akan membuka daya tarik investor lebih tinggi. (Wirda)