Rampas Handphone, Dua Jambret Semaput Dihajar Massa

Kedua penjambret yang semaput ditaruh di bagasi mobil dan dibawa ke Mapolsek Cilegon, Rabu (25/4).

CILEGON – Sofyan Auf (19), warga Masigit, dan M Hanafi (22), warga Ciwedus, babak belur dihakimi massa pada Rabu (25/4) sekira pukul 16.00 WIB di Lingkungan Kedung Bulus, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon. Emosi massa dipicu lantaran kedua pelaku tersebut merampas handphone (HP) milik Seliyawati ketika mengendarai sepeda motor.

Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat korban berkendara menjemput saudaranya di Kompleks BBS Cilegon menuju Kedung Bulus. Di tengah perjalanan korban melihat motor pelaku berada di belakang. Korban mengira pelaku akan berbelok ke kanan. Namun, ternyata berbelok kekiri dan menyerempet korban. Korban kaget, pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengambil HP milik korban yang diletakkan di bagasi depan motor yang dikendarainya.

Sadar HP kesayangannya diambil pelaku, korban mengejar sambil berteriak maling. Di tengah perjalanan, pelaku yang kalang kabut berusaha melemparkan HP milik korban ke sawah, tetapi ternyata tidak sampai. Pelaku langsung dicegat warga sekitar yang mendengar teriakan korban. Pelaku yang berusaha kabur tetapi tidak bisa, akhirnya menerima bogem mentah dari warga yang berhasil menangkapnya. Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa pelaku ke Mapolsek Cilegon guna pemeriksaan.

Seliyawati mengungkapkan, saat itu dirinya usai menjemput saudaranya di BBS Cilegon, ketika arah pulang, di perjalanan ia diintai oleh pengendara roda dua yang berboncengan. Setibanya di lokasi kedua pelaku langsung mengambil HP milik Seliyawati itu. “Saya hendak pulang tadinya, tapi ketika saudara saya minta ke Kedung Bulus ya saya antar. Pas di jalan ada motor di belakang saya, kirain saya mau belok ke kanan ternyata ke kiri dan menyerempet saya lalu mengambil HP saya,” katanya.

Kata Seli, saat posisi terkejut, ia langsung memberhentikan motornya. Namun, pelaku langsung kabur. “Saya langsung kejar pelaku itu sambil teriak maling, sampai di TKP dia (pelaku-red) melempar HP saya dulu ke sawah karena tidak sampai akhirnya HP saya terlempar ke jalan. Terus saya ambil HP saya, warga langsung memberhentikan pelaku masih ngebut bawa motornya sampai menyerempet anak kecil. Dan akhirnya dipukuli oleh warga,” ucapnya.

Panit II Reskrim Polsek Cilegon Ipda Erwin Sutadi membenarkan adanya peristiwa penjambretan tersebut. Ia yang mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP, dan mengamankan tersangka. “Tersangka kami bawa dulu ke Rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan, setelah itu kita langsung bawa ke Polsek guna penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya

Sementara itu, Sofyan Auf mengatakan, dirinya terpaksa mencuri lantaran membutuhkan biaya memperbaiki HP miliknya yang rusak. “Saya terpaksa, Pak,” ucapnya getir. (Adi/RBG)